Breaking News:

Hingga Batas Akhir, 21 Pejabat Pemkab Merangin dan 1 Kota Sungai Penuh Belum Laporkan LHKPN ke KPK

Padahal berdasarkan erdaran KPK batas akhir pelaporan harta kekayaan pejabat negara untuk tahun 2021 ini yakni 31 Maret 2021 lalu.

Istimewa
Sekretaris Daerah Provinsi Jambi Sudirman 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Tahun ini semua pejabat di Pemprov Jambi telah melaporkan harta kekayaanya kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Namun untuk pemeritah Kabupaten/kota tersisa Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Merangi yang pejabat nya belum 100 persen melapokan harta kekayaanya.

Padahal berdasarkan erdaran KPK batas akhir pelaporan harta kekayaan pejabat negara untuk tahun 2021 ini yakni 31 Maret 2021 lalu.

"Alhamdulillah Pemprov Jambi sudah 100 persen lapor semua yang wajib lapor sebelum tanggal 31 Mater kemaren. Bahkan kita juga mendorong ke Kabupaten/kota untuk memenuhi bisa 100 persen," kata Sekertaris Daerah Provinsi Jambi Sudirman.

Untuk di lingkup Pemprov Jambi sendiri terdapat sebanyak 479 orang pejabat yang wajib melapor LHKPN.

Diakui Sudirman ada beberapa daerah yang LHKPN nya belum 100 persen hingga 31 Maret 2021, yakni Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Merangin.

DI Kota Sungai Penuh ada 1 orang pejabat yang belum melaporkan LHKPN-nya kemudian di Kabupaten Merangin sebangak 21 orang pejabat.

"Daerah yang lainya sudah 100 persen per 1 April karena batas akhir pelaporanya per 31 Maret," pungkasnya.

Sementara itu Kepala Satgas Pencegahan Wilayah I KPK Maruli Tua saat berkunjung ke Pemprov Jambi Senin (19/4/2021) mengapresisasi pelaporan LHKPN di Pemrintah Provinsi Jambi relatif sudah lebih baik.

"Dan kami juga berharap levelnya juga meningkat. Bukan hanya terkait kepatuhan LHKPN tapi juga substansinya sehingga yang harus dilaporkan itu betul-betul dilaporkan, sehingga bisa dioptimalkan juga oleh inspektorat untuk mengawasi ASN instrumen LHKPN tersebut," pungkasnya.

Baca juga: Belum Ada yang Ditangkap Pelaku Pengeroyokan Anggota TNI & Polri, Polisi Periksa Enam Saksi Terkait

Baca juga: Kapolres Tanjabbar: Armada yang Nekad Mudik Tanggal 6-17 Mei akan Disetop Paksa

Baca juga: Perajin Grafir Kayu Jambi: Perajin Harus Serba Bisa untuk Bertahan dan Bersaing saat Pandemi

Penulis: Zulkipli
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved