Breaking News:

Gadis 15 Tahun Ini Melapor Jadi Korban Kekerasan, Pemerkosaan, dan Perdagangan Orang

Pria berinisial AT anak anggota DPRD, dilaporkan ke polisi atas kasus kekerasan, pemerkosaan, dan perdagangan orang.

GRAFIS: TRIBUNJAMBI/RIAN KURNIA
Ilustrasi korban pelecehan seksual 

TRIBUNJAMBI.COM, BEKASI - Pria berinisial AT anak anggota DPRD Kota Bekasi, dilaporkan ke polisi atas kasus kekerasan, pemerkosaan, dan perdagangan orang.

Korbannya adalah PU seorang gadis remaja yang mengaku telah disiksa dan diperkosa oleh AT.

Sebelum tindak kekerasan itu terjadi, AT dan PU menjalin hubungan asmara.

Namun niat AT menjalin asmara dengan gadis itu ternyata untuk keuntungan semata.

Selain melampiaskan nafsu bejatnya secara paksa kepada anak di bawah umur itu, PU juga dia jadikan sebagai PSK.

AT memaksa gadis muda itu untuk melayani pria hidung belang, bahkan hingga lima orang per hari.

Tindakan asusila itu dilakukan di sebuah tempat kost di Jalan Kinan, RT01 RW 02, Kelurahan Sepanjang Jaya, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi.

Praktik prostitusi itu dijalankan AT memanfaatkan aplikasi MiChat.

Di situ dia menawarkan jasa PSK, dengan PU sebagai gadis yang dipasarkan.

Baca juga: Oknum Anggota Brimob Tewas dan Anggota Kopassus Luka Parah Berawal dari Keributan di Tempat Hiburan

Baca juga: Sehari Sampai 5 Kali, Fakta Baru Anak Anggota DPRD Jual Siswi SMP Via MiChat, Awalnya Pacaran

"Korban tidak mengoperasikan, yang memegang akunnya adalah pelaku. Anak itu hanya di dalam kamar disuruh melayani orang saja," ungkap Komisioner Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kota Bekasi, Novrian.

Halaman
123
Editor: Suang Sitanggang
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved