Breaking News:

Hukum Mengorek Kuping Ketika Puasa dengan Jari atau Cotton Bud, Ini Penjelasan Buya Yahya

Ketika sedang berpuasa bagaimana hukum mengorek telinga, bisa membatalkan puasa? Ini kata Buya Yahya jika kita memasukan sesuatu ke dalam telinga.

Net
Hukum mengorek kuping dengan cotton bud atau jari saat sedang puasa. Ini penjelasan Buya Yahya 

TRIBUNJAMBI.COM -- Ketika sedang berpuasa bagaimana hukum mengorek telinga, apakah bisa membatalkan puasa?

Saat bulan Ramadhan ada beberapa hal yang membatalkan puasa seseorang, yang mungkin belum banyak diketahui.

Dilansir dari akun Instagram @buyayahya_albahjah, Buya Yahya menjelaskan tentang hukum mengorek telinga saat sedang menjalankan ibadah puasa.

Buya Yahya menjelaskan bahwa menjadi batal jika kita memasukan sesuatu ke dalam telinga.

Namun, Buya menjelaskan bahwa yang dimaksud dalam telinga adalah bagian dalam telinga yang tidak bisa dijangkau oleh jari kelingking saat membersihkan telinga.

"Jadi memasukkan sesuatu ke bagian yang masih bisa dijangkau oleh jari kelingking kita hal itu tidak membatalkan puasa, baik yang kita masukkan itu adalah jari tangan kita atau yang lainnya," jelas Buya Yahya.

Baca juga: Jaga Wudhu Saran Ningsih Tinampi yang Tutup Sementara Praktek Pengobatannya Tak Mau Corona Menyebar

Namun lain halnya jika benda itu dimasukkan ke bagian dalam telinga.

"Tapi kalau memasukkan menggunakan korek kuping batal," tegasnya.

Kemudian Buya Yahya juga menjelaskan adanya pendapat yang berbeda yaitu pendapat yang diambil oleh Imam Malik dan Imam Ghazali dari mazhab Syafi’i bahwa: “Memasukan sesuatu ke dalam telinga tidak membatalkan”.

"Akan tetapi lebih baik dan lebih aman jika tetap mengikuti pendapat kebanyakan para ulama, yaitu pendapat yang mengatakan memasukkan sesuatu ke lubang telinga adalah membatalkan puasa," kata Buya Yahya

Halaman
123
Editor: Rohmayana
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved