Breaking News:

Hukum Menelan Air dan Ludah saat Kumur-kumur Berwudhu, Apakah Bisa Batalkan Puasa?

- Ketika sedang berpuasa bagaimana hukum menelan ludah, apakah bisa membatalkan puasa? Ini penjelasan Buya Yahya, hukum menelan air wudhu saat puasa.

Editor: Rohmayana
Istimewa
Ilustrasi berwudhu 

"Memasukkan es krim ke mulut makruh kalau tidak ditelan, masukkan air saat wudhu ke mulut sunah asal tidak ditelan," tandasnya.

Ilustrasi berwudhu
Ilustrasi berwudhu (Istimewa)

Dua hal tersebut menurut Buya memiliki kesamaan sama-sama tidak batal membatalkan puasa, hanya saja bedanya kecelakaan.

"Misal lagi wudhu, lalu ada petir jadi ketelen itu tidak batal, namanya rezeki. Tapi masukkan es krim kan tidak diperintahkan, misal masukin es krim terus ketelen ya batal," tegasnya lagi.

Baca juga: INI Cara Berwudhu Saat Puasa Ramadan, Kata Ustaz Adi Hidayat Ungkap Bagian yang Tak Boleh Berlebihan

Kemudian bagaimana jika menelan ludah?

Menurut Buya Yahya, menelan ludah itu tidak membatalkan puasa, namun dengan tiga catatan penting.

"Yang pertama ludahmu sendiri, ludahnya orang lain batal. Contohnya suami istri ciuman, kalau tertukar ludahnya maka batal," ungkap Buya.

Kemudian yang kedua, ludah tidak membatalkan puasa asalkan ludahnya masih di dalam mulut.

"Tapi kalau ludah dikumpulkan di gelas dari pagi sampai siang, simpen di kulkas lalu diminum maka batal, karena sudah keluar dari mulut," ujarnya sambil disambut tawa para jamaah.

Baca juga: Jaga Wudhu Saran Ningsih Tinampi yang Tutup Sementara Praktek Pengobatannya Tak Mau Corona Menyebar

Lalu yang ketiga, ludah yang ditelan tidak akan membatalkan puasa asalkan masih asli, belum campur dengan lainnya.

"Misal campur es krim, permen, gula, garam, ya itu batal," tegasnya lagi

Halaman
123
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved