Dua Bodyguard Babak Belur Dianiaya Majikannya, Ditodong Pistol Disuruh Batalkan Puasa Ramadan

Dua pria yang berprofesi sebagai bodyguard (pengawal) dianiaya majikannya lantaran menolak perintah untuk tidak berpuasa Ramadan.

Tangkap layar Astro Awani
Dua pria yang berprofesi sebagai pengawal mendapat pukulan dan penganiayaan oleh sang majikan, lantaran berpuasa. 

Dua Bodyguard Babak Belur Dianiaya Majikannya, Ditodong Pistol Disuruh Batalkan Puasa Ramadan  

TRIBUNJAMBI.COM - Dua pria yang berprofesi sebagai bodyguard (pengawal) dianiaya majikannya lantaran menolak perintah untuk tidak berpuasa Ramadan.

Keduanya dipukul dengan tongkat hingga ditodong senjata oleh sang majikan. 

Kejadian diketahui terjadi di Batu Nilam, Klang, Malaysia.

Kapolsek Dang Wangi, Asisten Komisaris Mohamad Zainal Abdullah mengungkapkan kronologi penganiayaan tersebut.

Dikutip dari Harian Metro via Tribunnews, Kamis (15/4/2021) awalnya korban yang berusia 26 tahun mengatakan kepada sang majikan jika mereka sedang berpuasa.

Baca juga: Tiga Kali ke Sidang Rizieq Shihab, Saiful Basri Terduga Teroris Ternyata Anggota Laskar FPI 1998

Baca juga: Politisi Demokrat Sampai Berdebat Gegara Jokowi Sibuk Urus Ibu Kota Baru: Fokus Covid-19 Dulu! 

Mendengar hal tersebut, sang majikan yang berusia 43 tahun marah dan menampar korban.

“Begitu sampai di rumah tersangka di Batu Nilam, Klang, korban dipukul dengan tongkat dan ditodong senjata oleh tersangka," ujar Asisten Komisaris Mohamad Zainal Abdullah.

Dua pria yang berprofesi sebagai pengawal mendapat pukulan dan penganiayaan oleh sang majikan, lantaran berpuasa.
Dua pria yang berprofesi sebagai pengawal mendapat pukulan dan penganiayaan oleh sang majikan, lantaran berpuasa. (Tangkap layar Astro Awani)

Kejadian tersebut menyebabkan korban menderita pembekuan darah dan lebam di sekujur tubuhnya.

"Korban akhirnya mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Tengku Ampuan Rahimah (HTAR), Klang,” ujarnya.

Dia mengatakan kedua korban telah bekerja dengan tersangka sebagai pengawal selama tiga dan tujuh tahun terakhir.

Dia mengatakan, tersangka akan memarahi korban jika mengetahui karyawannya sedang berpuasa dan memaksanya untuk tidak melanjutkan.

Sementara itu kini Polsek Klang Selatan menangkap empat orang yang diduga terlibat insiden penganiayaan tersebut, dikutip dari Astro Awani.

Kapolsek Klang Selatan ACP Shamsul Amar Ramli mengatakan, kedua korban dipukuli dengan tongkat oleh majikannya dan seorang karyawan lainnya.

Baca juga: Kudeta PKB, Menteri Agama Gus Yaqut dan Yenny Wahid Putri Gus Dur Siap Lawan Cak Imin?

Baca juga: Sebuah Minibus Meledak Kena Ranjau Darat Teroris, 15 Orang Tewas

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved