Breaking News:

Berita Jambi

13 Tahun Mandek, Penyerahan Aset Pemkab Kerinci ke Sungai Penuh Selesai di Tangan Pj Gubernur

Bapati Kerinci Dr H Adi Rozal dan Wali Kota Sungai Penuh Prof Dr H Asafri Jaya Bakri menandatangani berita acara serah terima aset

Penulis: Zulkipli | Editor: Rahimin
tribunjambi/zulkifli
Bapati Kerinci Dr H Adi Rozal dan Wali Kota Sungai Penuh Prof Dr H Asafri Jaya Bakri menandatangani berita acara serah terima aset milik Pemerintah Kabupaten Kerinci kepada Pemerintah Kota Sungai Penuh 

13 Tahun Mandek, Penyerahan Aset Pemkab Kerinci ke Sungai Penuh Selesai di Tangan Pj Gubernur

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Pj Gubernur Jambi Hari Nur Cahya Murni berhasil mendorong penyerahan aset Pemerintah Kabupaten Kerinci kepada Pemerintah Kota Sungai Penuh

Setelah melalui proses yang panjang dan waktu yang lama, akhirnya Bapati Kerinci Dr H Adi Rozal dan Wali Kota Sungai Penuh Prof Dr H Asafri Jaya Bakri menandatangani berita acara serah terima aset milik Pemerintah Kabupaten Kerinci kepada Pemerintah Kota Sungai Penuh

Penandatanganan berita acara tersebut dilaksanakan di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI), Kamis (15/4/2021).

KPK mengudang Pj Gubernur Jambi, Bupati Kerinci, dan Wali Kota Sungai Penuh, setelah Pj Gubernur Jambi menyurati KPK pada 3 Maret 2021 untuk menindaklanjuti peyerahan aset dari Pemerintah Kabupaten Kerinci kepada Pemerintah Kota Sungai Penuh.

Pj Gubernur Jambi menginginkan urusan penyerahan aset tersebut diselesaikan secepatnya, berdasarkan aturan perundanng-undangan yang berlaku.

Ratusan Pencari Kerja di Batanghari Punya Kartu Kuning, Disnakertrans Koordinasi dengan Perusahaan

Rizieq Shihab Ujian Desertasi dari Dalam Penjara, Begini Kata Aziz Yanuar yang Singgung Polri

Warung Kecil di Pasir Putih Digerebek Tim Pekat Polda Jambi, 83 Botol Miras Lokal dan Impor Disita

Kota Sungai Penuh dibentuk/lahir pada tahun 2008, pemekaran dari Kabupaten Kerinci melalui Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2008 tentang Pembentukan Kota Sungai Penuh di Provinsi Jambi. Dalam pasal 13 Undang Nomor 25 Tahun 2008 dinyatakan: Ayat (3), Penyerahan aset dan dokumen dilakukan paling lambat 5 (lima) tahun sejak pelantikan penjabat walikota, Ayat (5), Pemindahan personel serta penyerahan aset dan dokumen kepada Kota Sungai Penuh difasilitasi dan dikoordinasikan oleh Gubernur Jambi.

Dalam penyerahan aset dari Pemerintah Kabupaten Kerinci kepada Pemerintah Kota Sungai Penuh, Pemerintah Provinsi Jambi telah melakukan berbagai upaya, diantaranya menyurati Kementerian Dalam Negeri RI dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk dapat memfasilitasi penyelesaian penyerahan aset Pemerintah Kabupaten Kerinci dengan Pemerintah Kota Sungai Penuh melalui Kementerian Dalam Negeri dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sesuai dengan surat Gubernur Jambi Nomor 4163/SETDA.PEM-OTDA-2.1/XII/2019 tanggal 31 Desember 2019 perihal Penyelesaian Penyerahan Aset.

Selanjutnya, menindaklanjuti Rapat Koordinasi tanggal 15 Mei 2020 antara Pemerintah Provinsi Jambi dengan Koordinator Wilayah 7 Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Pemerintah Provinsi Jambi menyurati Bupati Kerinci dan Walikota Sungai Penuh sesuai dengan surat Nomor S-1243/SETDA.PEM-OTDA-2.1/V/2020 tanggal 18 Mei 2020 : Bupati Kerinci dan Wali Kota Sungai Penuh untuk segera menyampaikan Daftar Inventarisasi aset yang telah dan yang akan diserah terimakan dari Pemerintah Kabupaten Kerinci kepada Pemerintah Kota Sungai Penuh kepada Pemerintah Provinsi Jambi Daftar Inventarisasi Aset dimaksud disampaikan kepada Pemerintah Provinsi Jambi paling lambat tanggal 20 Mei 2020  

Namun, dalam perkembangannya, Pemerintah Kabupaten Kerinci telah melakukan permohonan kepada Mahkamah Konstitusi (MK) pada tanggal 30 Desember 2019, memohon uji materiil  atas ketentuan Pasal 13 ayat (7) huruf a dan ketentuan Pasal 14 ayat (1) Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2008 tentang Pembentukan Kota Sungai Penuh di Provinsi Jambi. Dalam Sidang Pleno Mahkamah Konstitusi terbuka untuk umum tanggal 25 November 2020, MK Menyatakan permohonan para pemohon tidak dapat diterima.

Razia Ternak Ternak Berkeliaran di Tebo, Sapol PP Libatkan Anggota TNI

Kronologi Wanita di Lampung Curi Harta Mertuanya Sampai Rp 1 Miliar, Ditangkap di Apartemen Mewah

Ratusan Pencari Kerja di Batanghari Punya Kartu Kuning, Disnakertrans Koordinasi dengan Perusahaan

Meskipun berita acara serah terima aset telah ditandatangani oleh Bupati Kerinci dan Wali Kota Sungai Penuh, disaksikan oleh Deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi KPK Herry Muryanto, Direktur Penataan Daerah Otsus dan DPOD Kementerian Dalam Negeri Drs Maddaremmeng, dan Pj Gubernur Jambi Dr hari Nur Cahya Murni, dalam berita acara itu dinyatakan bahwa Pemerintah Kerinci bisa meminjam pakai dari Pemerintah Kota Sungai Penuh, dan penyerahan fisik akan dilaksanakan paling lambat tanggal 21 Juni 2021.

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved