Breaking News:

Berita Kerinci

Biasanya Tak Pernah Banjir, Jalan Nasional Siulak Deras Terendam, Antrean Panjang

Sementara itu Kapolsek Gunung Kerinci, IPTU Harmen, saat dikonfirmasi mengatakan kondisi saat ini kembali normal

Tribunjambi/Heru
Ilustrasi. Banjir bandang yang terjadi di siulak deras setahun yang lalu. 

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Jalan Nasional Siulak Deras, kecamatan Gunung Kerinci, terendam banjir dari Rabu malam (14/04) hingga Kamis pagi (15/04). 

Informasi yang diperoleh Banjir tersebut mencapai 30 cm, akibanya banyak kendaraan yang mogok karena memaksa untuk melintas banjir

"Ya, kajadian dari sore petang (Rabu sore, red) banyak motor yang mati mesinnya ditengah banjir, antrean kendaraan pun panjang," ungkap Gusni warga yang melintas. 

Menurutnya tidak pernah banjir terjadi di jalan Siulak Deras tersebut. Namun ini ketinggian air capai 30 cm.

"Jarang banjir di jalan ini, tapi ini kok bisa banjir," ujarnya. 

Kepala Pelaksana BPBD Kerinci, Darifus dikonfirmasi (15/04) membenarkan banjir yang menerjang jalan nasional Sungai Penuh - Kayu Aro. Akibat banjir tersebut warga yang melihat mesti antre. 

"Akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Kerinci pada sore kemarin, membuat jalan nasional tepatnya di Desa Siulak Deras terendam banjir dan bahkan membuat kemacetan panjang," kata Darifus.

Setelah dilakukan tinjauan, BPBD kabupaten kerinci langsung koordinasikan dengan dinas PUPR Kabupaten Kerinci untuk menurunkan alat berat dan membuka saluran yang tersumbat.

"Sudah koordinasi dengan dinas PUPR Kabupaten Kerinci untuk menurunkan alat berat membuka saluran yang tersumbat,"kata.

Sementara itu Kapolsek Gunung Kerinci, IPTU Harmen, saat dikonfirmasi mengatakan kondisi saat ini kembali normal setelah draenase yang tersumbat dibersihkan exskavator.

"Dari sore kemarin, (Rabu,red) karena drainase yang tersumbat, motor sempat macet karena takut melewati banjir, jadi kita terpaksa memberlakukan buka tutup arus lalu lintas," jelasnya. 

Namun, pada Kamis pagi sekitar pukul 09.00 Wib arus lalu lintas sudah kembali normal. 

"Sudah normal, setelah alat berat turun tadi," pungkasnya.(*)

Baca juga: HP Istri Tertinggal, Suami Buka Chat yang Isinya Sayang-sayangan: Seperti Melepas Rindu

Baca juga: Bolehkah Tidur Setelah Makan Sahur atau Shalat Subuh? Begini Tuntunannya Dalam Islam

Baca juga: MK Diskualifikasi Bupati Terpilih Berkewarganegaraan Amerika Serikat yang Diusung PDI Perjuangan

Penulis: Herupitra
Editor: Nani Rachmaini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved