Suami Ngamuk Istri Bikin TikTok dengan Pria Lain, Misteri Kematian Pria Dengan 24 Bacokan Terkuak
Gara-gara video TikTok, seorang suami di Probolinggo nekat membunuh pria lainnya.
TRIBUNJAMBI.COM - Gara-gara video TikTok, seorang suami di Probolinggo nekat membunuh pria lainnya.
Pelaku berinisial AM (34) dilaporkan membunuh nyawa pria yang diduga selingkuh dengan istrinya.
AM menduga telah terjadi perselingkuhan antara istri dan korban, R (30).
Warga Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo itu meninggal dunia dengan luka di beberapa bagian tubuhnya.
Mayat R kemudian ditemukan tak jauh dari rumahnya.
Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota AKP Heri Sugiono mengatakan, korban diketahui mengalami 24 luka bacok.
Menurut Heri, luka paling parah pada korban terdapat di kepala, leher, dan lengan.
Kini, polisi telah mengamankan AM yang diduga merupakan pelaku pembunuhan itu.
AM telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Mapolres Probolinggo Kota.
AM dijerat Pasal 338 KUHP juncto Pasal 354 KUHP.

Pelaku diamankan polisi tanpa perlawanan sekitar satu jam setelah polisi melakukan olah tempat kejadian perkara.
Lebih lanjut ia mengatakan, pelaku diduga geram lantaran mengetahui istrinya membuat sebuah video bersama pria lain.
Video dengan istri orang itu lantas diunggah ke aplikasi TikTok.
"Motifnya, gara gara korban dan istri pelaku membuat dan mengunggah video TikTok. Informasinya istri pelaku dan R selingkuh," kata Heri saat dihubungi Kompas.com, Senin (12/4/2021).
Heri menjelaskan bahwa dalam video yang diunggah di TikTok tersebut, korban dan istri pelaku terlihat berduaan.
"Di TikTok, video mereka berduaan. Itu terkait hubungan asmara, yang diunggah di TikTok. Pelaku mencurigai hubungan asmara mereka sejak tiga tahun lalu. Sehingga pelaku membacok R," kata Heri.
Diduga AM yang merasa kesal menyerang korban saat bertemu di jalan desa.
Celurit yang dipakai pelaku telah diamankan polisi.
Berdasarkan penyelidikan sementara, pelaku diduga melakukan aksi pembunuhan seorang diri.
Meski begitu, polisi masih melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut.
"Sejauh hasil pendalaman, pelaku seorang diri. Tapi tidak kemungkinan pelaku berjumlah lebih dari satu orang. Karena luka bacokannya cukup banyak, 24 luka bacok,” tutur Heri.
Baca Artikel Lainnya di sini
SUMBER ARTIKEL : KOMPAS.COM