Breaking News:

Advetorial

DPPKB Kota Jambi Lakukan MoU 43 Faskes dan Sosialisasi Penggerakan Pelayanan KB

Selanjutnya, sosialisasi penggerakan pelayanan KB akan diikuti oleh para pengelola klinik KB dan Koordinator PLKB Se Kota Jambi.

Tribunjambi/Rara
DPPKB Kota Jambi Lakukan MoU 43 Faskes dan Sosialisasi Penggerakan Pelayanan KB 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Penanda tanganan MOU dan sosialisasi penggerakan pelayanan KB untuk 43 Fasilitas Kesehatan wilayah kerja Kota Jambi dilakukan, Senin (12/04/2021).

Irawati Sukandar, Plt Kepala DPPKB Kota Jambi, menyampaikan pesertanya yaitu dari berbagai unit.

"Yaitu rumah sakit 12 unit, rinciannya RSUD provinsi 1 unit, RSUD 2 unit, RS Islam 1 unit, RS ibu anak 1 unit, RS swasta 7 unit. Kemudian Puskesmas 20 unit, serta praktek mandiri bidan 27 unit," Irawati menerangkan.

Sedangkan, penanda tanganan MOU dilakukan oleh Kepala DPPKB Kota Jambi bersama 43 orang Kepala Fasilitas Kesehatan.

Selanjutnya, sosialisasi penggerakan pelayanan KB akan diikuti oleh para pengelola klinik KB dan Koordinator PLKB Se Kota Jambi.

Mensinergikan program, kegiatan, tugas dan fungsi para pihak dalam meningkatkan Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (BANGGA KENCANA).

Lalu, meningkatkan kualitas pengelolaan Program BANGGA KENCANA melalui pelayanan KB serta Kesejahteraan Keluarga di Kota Jambi, kecamatan, hingga tingkat kelurahan.

Melaksanakan, mengelola dan penggerakan masyarakat melalui pemberian pelayanan Keluarga Berencana Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (KB MKJP).

Lebih lanjut, Maulana, Wakil Wali Kota Jambi berujar bahwa penurunan pelayanan di tengah pandemi Covid-19 memang perlu ditingkatkan kembali. Terutama pelayanan di bidang keluarga berencana. Karena sebelumnya Pemkot Jambi fokus untuk penanganan pandemi Covid-19.

"Dan mobilitas masyarakat kita batasi, termasuk juga kunjungan ke fasilitas-fasilitas kesehatan. Jadi dengan adanya MoU ini pelayanan KB semakin baik," lanjutnya.

Selain itu, Kota Jambi juga mendapatkan bantuan dari BOKB. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi para sektor diberikan dana insentif, termasuk para petugas yang memberi jasa pelayanan kesehatan.

Bagi yang mukim mendapatkan tiga hari, yang perharinya 100 ribu rupiah. Selain itu, semua sudah ada juknisnya.

Ia berharap bagi seluruh fasilitas kesehatan yang sudah melakukan MoU agar dapat menjalankan tugasnya dengan baik.

"Saya sampaikan juga, di samping pelayanan publik harus sisipkan juga edukasi kepada masyarakat berkaitan dengan stunting," ia berujar.

Baca juga: Cara Membuat dan Memperpanjang SIM A-C Secara Online, Pakai Aplikasi Sinar

Baca juga: Kabar Terbaru Serda Ucok Mantan Kopassus Eksekutor 4 Napi di Lapas Cebongan Hingga Tewas

Baca juga: Nissa Sabyan Tetap Cuek Meski Diterpa Isu Perselingkuhan hingga Hamil, Netizen: Gilah Sih Mentalnya

Penulis: Rara Khushshoh Azzahro
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved