Breaking News:

Ramadhan 2021

BESOK Sahur Pertama Ramadhan 1442 H, Ini Bacaan Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh & Waktu Tepatnya

Berarti, subuh nanti 13 April 2021 akan menjadi sahur pertama puasa Ramadhan yang dirasakan semua umat Muslim tanah air.

Kompas.com/ Al Arabiya
Ilustrasi membangunkan sahur puasa Ramadhan - Michael Ayoub, seorang pria Kristen asal Maroko, sudah 14 tahun menjadi sukarelawan Mesarahaty yang bertugas membangunkan warga yang hendak santap sahur. 

Sedangkan kalangan Mazhab Hanafi memperbolehkan membaca niat puasa langsung sebulan penuh.

Mazhab Hanafi menilai niat puas sebulan penuh itu sah.

Baca juga: BREAKING NEWS: 1 Ramadhan Jatuh pada Selasa, 13 April 2021 Hasil dari Sidang Isbat Kemenag

Baca juga: INILAH Bacaan Niat Keramas Puasa Ramadhan 1442 H dan Tata Cara Mandi Wajib Sebelum Ramadhan 2021

Baca juga: Terjadinya Kelangkaan Gas LPG saat Ramadhan di Muarojambi Agen Diminta Lakukan Operasi Pasar

Akan tetapi, Mazhab Hanafi tetap menganjurkan umat Islam tetap melafalkan niat setiap malam Ramadhan.

Dari penjelasan di atas, membaca niat setiap malam di bulan Ramadhan itu lebih baik dari pada membaca niat puasa langsung sebulan.

Bagi Anda yang terkadang mengalami lupa setelah sahur untuk membaca niat puasa Ramadhan, ada baiknya melafalkan niat setelah menunaikan sholat terawih.

Demikian penjelasan membaca niat puasa Ramadhan langsung sebulan penuh.

Doa setelah Sholat Sunnah sebelum Subuh, Bisa Diamalkan selama Ramadhan 2020

Bulan Ramadhan tiba, segala amal ibadah akan dilipatkan pahalanya, termasuk sholat sunnah dan dzikir.

Ketika bulan Ramadhan, umat muslim akan melaksanakan ibadah puasa selama satu bulan penuh dan menjalankan rangkaian ibadah Ramadhan.

Berbagai amalan ibadah sunnah juga dianjurkan untuk mendulang pahala dan ampunan selama bulan Ramadhan.

Ada berbagai ibadah sunnah yang bisa dilakukan selama bulan Ramadhan, salah satunya adalah sholat sunnah dan dzikir.

Di antara sholat sunnah, pahalanya yang paling besar adalah sholat sunnah dua rakaat sebelum subuh.

Sholat sunnah ini biasanya juga disebut sebagai sholat sunnah fajar.

Hal ini dibuktikan dengan hadits Nabi:

رَكْعَتَا الْفَجْرِ خَيْرٌ مِنْ الدُّنْيَا وَمَا فِيهَا

Artinya: “Dua rakaat shalat sunnah subuh lebih baik daripada dunia dan seluruh isinya.”(HR. Muslim).

Selain melaksanakan sholat sunnah, rangkaian dzikir setelah sholat sunnah yang dilakukan saat jeda antara fajar dan sholat subuh juga bisa dilakukan.

Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini adalah bacaan dzikir yang dilakukan saat jeda antara fajar dan sholat subuh.

Diawali dengan membaca dzikir:

يَا حَيُّ يَا قَيُّومُ لآ إلَهَ إِلاَّ أَنْتَ

Ya hayyu ya qoyyum laa ilaaha illa anta (40 kali)

Artinya: “Wahai Yang Maha Hidup, Wahai Yang Maha Berdiri Sendiri, tiada tuhan selain Engkau”

Baca juga: Jelang Puasa, Warga Bangko Berjubel Menyerbu Pasar Beli Stok Bahan Makanan Selama Ramadhan 

Baca juga: BEGINI Cara dan Syarat Perpanjang SIM Online, Sangat Mudah dan Bisa Dilakukan Lewat HP

Kemudian dilanjutkan dengan:

- Membaca surat Al-Ikhlas sebanyak 11 kali

- Membaca surat Al-Falaq 1 kali

- Membaca surat An-Naas 1 kali

Dilanjutkan membaca dzikir sebagai berikut:

سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ سُبْحَانَ اللهِ الْعَظِيْمِ أَسْتَغْفِرُ اللهَ

Subhanallah wabihamdihi subhanallahil ‘adzim astaghfirulloh

Artinya: “Maha Suci Allah, dan dengan memuji-Nya. Maha Suci Allah Yang Maha Agung. Aku memohon ampunan pada Allah.

Dilanjutkan dengan berdzikir:

سُبْحَانَ مَنْ تَعَزَّزَ بِالْعَظَمَةِ سُبْحَانَ مَنْ تَرَدَّى بِالْكِبْرِيَاءِ سُبْحَانَ مَنْ تَفَرَّدَ بِالْوَحْدَانِيَّةِ سُبْحَانَ مَنْ احْتَجَبَ بِالنُّوْرِ سُبْحَانَ مَنْ قَهَرَ الْعِبَادَ بِالْمَوْتِ سُبْحَانَ مَنْ لَا يَفُوْتُهُ فَوْتٌ سُبْحَانَ الْأَوَّلُ الْمُبْدِىءُ سُبْحَانَ الْآخِرِ الْمُفْنِيْ سُبْحَانَ مَنْ تَسَمَّى قَبْلَ أَنْ يُسَمَّى سُبْحَانَ مَنْ عَلَّمَ آدَمَ الْأَسْمَاءَ سُبْحَانَ مَنْ كَانَ عَرْشُهُ عَلَى الْمَاءِ سُبْحَانَ مَنْ لَايَعْلَمُ قَدْرَهُ غَيْرُهُ )سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ سُبْحَانَ اللهِ الْعَظِيْمِ (3 X سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ وَسَلَامٌ عَلَى الْمُرْسَلِيْنَ وَالْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

"Subhana Man ta’azzaza bil-adzomati, subhana Man tarodda bil-kibriyaa`i, subhana Man tafarroda bil wahdaniyyati, subhana man ihtajaba bin-nuuri, subahan Man qaharol ‘ibaada bil mauti, subhana Man laa yafuutuhu fautun, subhanal awwal al-mubdi, subhanal akhir al-mufni, subhana man tasamma qobla ay yusamma, subhana Man ‘allama Adamal asmaa`a, subhana man kaana ‘arsuhu ‘alal maa, subhana Man ya’lamu qadrohu ghoiruhu (Subhanallah wabihamdihi subhanallahil ‘adzim astaghfirulloh) subhana Robbika Robbil ‘izzati ‘ammaa yashifuun, wa salaamun ‘alal mursaliin walhamdu lillaahi rabbil ‘aalamiin"

Artinya: “Maha suci Dzat yang perkasa dengan keagungan-Nya, Maha suci Dzat yang berhiaskan kebesaran, Maha suci Dzat yang menyendiri dalam sifat keesaan-Nya, Maha suci yang berhijab dengan cahaya, Mahasuci Dzat yang melemahkan para hamba dengan kematian, Maha suci Dzat yang tidak disibukkan oeh kesibukan apapun, Maha suci Dzat yang Maha Awal dan Maha mengawali, Maha suci Dzat yang Maha Akhir dan Maha memfanakan, Maha suci Dzat yang menamai sebelum dinamai, Maha suci Dzat yang mengajarkan nama-nama kepada Adam, Maha suci Dzat yang singgsana-Nya berada di atas air, Maha suci Dzat yang kadar-Nya tidak diketahui oleh sesiapapun (Maha Suci Allah, dan dengan memuji-Nya. Maha Suci Allah Yang Maha Agung), Maha suci Tuhanmu, Tuhan Yang Maha lebih mulia dari apa yang mereka sifatkan, keselamatan bagi para Rasul, dan segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam”, dikutip dari Tribunstyle.com dengan judul TAKUT Lupa Niat Puasa Ramadhan 2020? Ini Bacaan Niat Sahur atau Puasa 1441 H Untuk Sebulan Penuh

Lalu berbaring ke samping kanan dengan membaca:

اللهم رَبَّ جِبْرِيْلَ وَمِيْكَائِيْلَ وَإِسْرَافِيْلَ وَعِزْرَائِيْلَ وَرَبَّ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَجِرْنِيْ مِنَ النَّارِ

Allahumma Robbi Jibrila wa Mikaila wa Isroofiila wa ‘Izrooiila, wa Robbi Sayyidina Muhammadin Shollallahu ‘alaihi wa sallam. Ajirnii minan naar”

Artinya:

“Ya Allah, Tuhannya Jibril, Mikail, Israfil, Izrail, dan Tuhannya junjungan kami Muhammad SAW. Selamatkanlah kami dari neraka”.

Demikian bacaan dzikir setelah sholat sunnah fajar atau sholat di waktu fajar sebelum sholat subuh.

(TribunStyle.com/Anggie)

Baca juga: Surat Pendek Shalat Tarawih yang Mudah Dihafalkan Malam Ini, Lengkap dengan Tulisan Arab dan Latin

Baca juga: BREAKING NEWS Laka Lantas Terjadi di Jalan Lintas Tebo-Bungo, Tiga Pengedara Motor Dilarikan ke RS

Baca juga: Fadli Zon Bereaksi dan Pinta Tinjau Ulang Terkait Pergantian Nama Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek

Berita lainnya terkait Ramadhan 2021

SUMBER: TRIBUN MATARAM

Sumber: Tribun Mataram
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved