Breaking News:

Berita Batanghari

Salat Tarawih di Batanghari Dibolehkan, Masyarakat Diwajibkan Patuhi Protokol Kesehatan

Pelaksanaan Salat Tarawih selama bulan Ramadhan di Kabupaten Batanghari saat pandemi Covid-19 ini diperbolehkan.

Penulis: A Musawira | Editor: Rahimin
tribunjambi/musawira
Helmi, Kasi Haji dan Umrah Kemenag Batanghari. Salah Tarawih di Batanghari Dibolehkan, Masyarakat Diwajibkan Patuhi Protokol Kesehatan 

Salah Tarawih di Batanghari Dibolehkan, Masyarakat Diwajibkan Patuhi Protokol Kesehatan

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Musawira

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Pelaksanaan Salat Tarawih selama bulan Ramadhan di Kabupaten Batanghari saat pandemi Covid-19 ini diperbolehkan.

Namun, masyarakat Batanghari diimbau tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Hal ini diungkapkan Helmi Plt Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam, Kantor Kementrian Agama Kabupaten Batanghari, Minggu (11/4/2021).

Menurutnya, saat pelaksanaan Salat Tarawih harus ada jarak antar jemaah. Kemudian jamaah wajib mencuci tangan dan pakai masker sebelum memasuki masjid maupun musala.

“Mengacu kepada Surat Edaran Mentri Agama nomor 3 tahun 2021 terkait pelaksanaan salat tarawih pada masa pandemi diperbolehkan akan tetapi tetap menerapkan protokol kesehatan,” katanya.

Surat edaran tersebut umat Islam diperbolehkan mengadakan Salat Tarawih, namun jumlah jamaah dibatasi 50 persen dari kapasitas masjid maupun musala.

Pihaknya sudah mulai menyosialisasikan melalui Surat Edaran dari Mentri Agama ini kepada pengurus masjid untuk menyampaikan pelaksanaan ibadah Salat Tarawih sesuai dengan protokol kesehatan.

“Selanjutnya petugas masjid masing-masing meneruskan informasi ini dan melaksanakanya,” katanya.

Tertawa Saat Rekannya Sembunyi Dibalik Meja Saat Gempa Bumi, Video Pria Ini Tuai Kecaman Warganet

INGAT Lia Eden? Dikabarkan Meninggal Dunia, Ini Sepak Terjang dari Pemimpin Sekte Kerajaan Tuhan

Budi Mulya Janji PDAM Tirta Muarojambi Maksimalkan Layanan Selama Bulan Ramadhan

Helmi menyampaikan, protokol kesehatan harus jalan seperti tempat cuci tangan, pakai masker, adanya hand santizer tetap diadakan setiap masjid.

“Jarak antar jamaah minimal 1 meter, masih bejarak, semoga apa yang sudah menjadi aturan tidak menghalangi niat masyarakat untuk melaksanakan ibadah shalat tarawih,” pungkasnya. 

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved