Breaking News:

Berita Tanjab Timur

Program Opal di Tanjab Timur Tidak Maksimal, Dinas Terkait Bakal Libatkan Tenaga Honorer

Program Obor pangan lestari (OPAL) dari dana Pusat melalui Dinas Ketahanan Pangan Tanjab Timur tidak berjalan sesuai harapan.

tribunjambi/abdullah usman
Ilustrasi - Program Obor pangan lestari (OPAL) dari dana Pusat melalui Dinas Ketahanan Pangan Tanjab Timur tidak berjalan sesuai harapan. 

Program Opal di Tanjab Timur Tidak Maksimal, Dinas Terkait Bakal Libatkan Tenaga Honorer

Laporan wartawan Tribunjambi.com, Abdullah Usman 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Program Obor pangan lestari (OPAL) dari dana Pusat melalui Dinas Ketahanan Pangan Tanjab Timur tidak berjalan sesuai harapan.

Penetapan lokasi pembudidayaan, yang diharapkan dapat menjadi percontohan tersebut, dinilai kurang tepat.

Sehingga, dalam pelaksanaan program Opal di Tanjab Timur kurang maksimal. 

Hal tersebut menjadi satu kendala proyek besar pemerintah di bidang tanaman pangan terbilang gagal.

Sehingga, pemerintah terpaksa harus putar otak untuk dapat mengelola program tersebut. 

Dikatakan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Tanjab Timur M Idris, melalui Kabid Konsumsi dan Keamanan Pangan Noni Retmila mengatakan, program obor memang sedikit kurang tepat, terutama dalam hal penetapan lokasi yang berada di wilayah kantor. 

"Dengan kondisi SDM di bidang kami yang terbatas, tentu tidak akan maksimal jika untuk menjalankan program percontohan tersebut," ujarnya.

Adapun solusi yang dapat dilakukan, pihaknya mengupayakan program obor tersebut tetap berjalan dengan semaksimal mungkin dengan cara memanfaatkan tenaga honorer yang ada di dinasnya. Mengingat program tersebut hanya sekali mendapat suntikan dana. 

Halaman
12
Penulis: Abdullah Usman
Editor: Rahimin
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved