Breaking News:

Berita Kerinci

Dua Calon Kades di Kerinci Raih Suara Imbang 

Di desa ini, ada tiga calon kades. Nah, saat penghitungan akhir, ada dua calon kades memperoleh suara tertinggi yang sama alias imbang.

Dua Calon Kades di Kerinci Raih Suara Imbang 
NET
PILKADES


TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI -Pilkades serentak 152 desa di Kabupaten Kerinci, penuh akan warna-warni keunikan. Salah satunya terjadi di Desa Pendung Talang Genting (Pentagen), Kecamatan Danau Kerinci. 

Di desa ini, ada tiga calon kades. Nah, saat penghitungan akhir, ada dua calon kades memperoleh suara tertinggi yang sama alias imbang.

Keduanya adalah, Usman nomor urut 01 dan calon nomor urut 02. Saat penghitungan sama-sama mendapat 247 suara. Suara kedua calon kades itu memperoleh suara tertinggi. 

Adanya calon kades memperoleh suara tertinggi dengan jumlah yang sama diakui oleh panitia. 

Panitia Pilkades saat dikonfirmasi membenarkan bahwa dua dari tiga calon kades memperoleh suara yang sama. Keduanya sama-sama suara tertinggi dengan peroleh  suara 247.

"Ya, ada dua calon kades desa kami memperoleh suara sama. Pemenangnya belum ditetapkan," ungkap panitia. 

Ia mengatakan, belum ditentukan pemenang karena masih ada perselisihan. Sebab panitia jauh-jauh hari sudah menyampaikan bahwa perbub yang digunakan adalah perbup tahun 2015.

"Panitia telah melakukan bimtek saksi dan tim calon, bahwa pemilihan menggunakan perbub tahun 2015," sebutnya. 

Di perbup 2015 menerangkan bahwa apa bila terjadi kesamaan suara, maka pemenang adalah yang menang di TPS terbanyak DPT. 

"Masih ada perselisihan, karena ada calon menyodorkan perbup tahun 2019. Di perbup 2019, pemenang di raih yang banyak jumlah menang di TPS," jelasnya. 

Karena belum ada kesepakatan, maka hasil pemilihan diserahkan ke panitia Kecamatan. Nanti pihak kecamatan yang akan menilai, untuk menentukan siapa pemenangnya. 

"Hasil pemilihan telah kita serahkan ke kecamatan," pungkasnya. 

Diketahui pada 6 April 2021 kemarin, sebanyak 152 Desa di Kabupaten Kerinci mengelar pilkada serentak. Bahkan dibeberapa desa melarang para calon berpolitik uang dengan cara mengambil sumpah secara agama di dalam masjid.(*)

Baca berita lain terkait Kerinci

Baca juga: Jelang Ramadhan Harga Daging Segar di Pasar Tradisional di Jambi Diprediksi Naik

Baca juga: Sedang Santai Bandar Sabu Asal Legok Diringkus, Sabu Disamarkan di Kaleng Permen

Baca juga: Kenaikan Harga di Sarolangun Jelang Puasa adalah Wajar

Penulis: Herupitra
Editor: Nani Rachmaini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved