Breaking News:

Ternyata Virus Corona Bisa Rusak Hanya dengan berjemur 30 Menit Dibawah Sinar Matahari, Benarkah?

Sinar UV, atau bagian spektrum ultraviolet, mudah diserap oleh basa asam nukleat tertentu dalam DNA dan RNA

pixabay.com
Ilustrasi 

Jika UVA dapat dimanfaatkan untuk memerangi SARS-CoV-2, sumber cahaya khusus panjang gelombang yang murah dan hemat energi mungkin akan berguna dalam meningkatkan sistem penyaringan udara dengan risiko yang relatif rendah bagi kesehatan manusia.

"Analisis kami menunjukkan, perlunya eksperimen tambahan untuk menguji secara terpisah efek panjang gelombang cahaya tertentu dan komposisi medium," Luzzatto-Fegiz menyimpulkan.

Namun demikian, dengan kemampuan virus corona melayang di udara untuk waktu yang lama, cara teraman untuk menghindarinya adalah memang dengan menjaga jarak sosial dan memakai masker.

Tapi ini tentu merupakan kabar baik, bahwa sinar matahari mungkin membantu kita selama musim panas.

SUMBER: Sriwijaya Post

Baca Berita Lainnya terkait Virus Corona Covid-19

Baca juga: Makanan Tradisional Khas Jambi Cocok Untuk Menu Buka Puasa, Joda Resap Berkuah Susu Terjamin Rasanya

Editor: Leonardus Yoga Wijanarko
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved