Breaking News:

Didiskualifikasi Membuat Gempita Semakin Semangat Mengejar Prestasi

Gempita Anjaly Pierda merupakan satu di antara mahasiswi berprestasi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jambi.

TRIBUNJAMBI/MG/FARAH AYUNI
Gempita Anjaly Pierda menunjukkan piagam dan medali yang berasal dari menjuarai berbagai lomba, Rabu (31/3/2021) 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI- Gempita Anjaly Pierda merupakan satu di antara mahasiswi berprestasi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jambi.

Ketertarikannya pada dunia menulis dimulai sejak kecil. Pada tahun 2015 ia mengikuti kepelatihan penulisan cerpen yang diadakan oleh Kantor Bahasa Provinsi Jambi. Semenjak saat itu kemanpuan menulisnya berkembang dengan pesat.

“Saya banyak mendapatkan ilmu tentang menulis seperti cerpen dan puisi,” kata Gempita, Rabu (31/3/2021).

Mahasiswi bidik misi dari program studi Pendidikan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia ini bahkan telah banyak menjuarai lomba cipta cerpen.

Prestasi yang sudah diraih perempuan yang biasa disapa Gegem itu adalah juara 1 FLS2N jenjang SMK tingkat Provinsi Jambi 2016, Juara 1 lomba cipta cerpen FLS2N jenjang SMK tingkat Nasional di Manado 2016.

Mahasiswi yang tinggal di Kota Jambi ini juga jadi Juara 1 lomba cipta puisi FLS2N tingkat Provinsi Jambi 2017, perwakilan Provinsi Jambi FLS2N di Kupang, NTT lomba cipta puisi jenjang SMK 2017.

Pada lomba penulisan cerpen Peksimida (Pekan Seni Mahasiswa Daerah) Unja 2018, dia meraih juara 3.

Selanjutnya pada Peksimida Unja 2020 dia meraih juara 1 lomba penulisan cerpen. Pada tahun 2020 juga ia menjadi perwakilan Provinsi Jambi lomba penulisan cerpen Peksiminas 2020.

Pada tahun 2017 ia sempat merasa sedih karena saat itu di diskualifikasi secara sepihak.

“Padahal beban yang saya tanggung berat membawa nama provinsi,” ucapnya. Ajang tersebut memotivasinya untuk terus meningkatkan kemampuan menulis.

Kisah suka dan duka pun senantiasa mewarnai setiap perjalanannya dalam berkompetisi.

Misalnya masalah teknis pada komputenya, membuat ia harus mengulang menulis pada perlombaan cipta puisi FLS2N tingkat Provinsi Jambi 2017. Ia pada kesempatan itu diberi waktu tambahan waktu 20 menit untuk mengulang.

Perempuan berusia 20 tahun tersebut memberikan tips menulis bagi pemula yang ingin belajar menulis.

“Intinya banyak baca karya orang lain. Setelah baca karya orang hebat, coba-coba untuk menulis 3-4 halaman tema bebas. Jika sudah terbiasa, coba kerucutkan tema-tema yang lagi hangat,” tutupnya.

(Tribunjambi/MG/Farah Ayuni)

Editor: Suang Sitanggang
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved