Breaking News:

Berita Merangin

130 Hektare Lahan Tiga Kecamatan di Merangin Terkena Dampak Aktivitas PETI

Seluas 130 hektare lahan di tiga kecamatan dalam Kabupaten Merangin terdampak aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI).

tribunjambi/rifani halim
Aktifitas PETI. 130 Hektare Lahan Tiga Kecamatan di Merangin Terkena Dampak Aktivitas PETI 

130 Hektare Lahan Tiga Kecamatan di Merangin Terkena Dampak Aktivitas PETI

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Seluas 130 hektare lahan di tiga kecamatan dalam Kabupaten Merangin terdampak aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI).

Aktivitas PETI baik menggunakan alat berat berupa ekskavator, dompeng dan lubang jarum. di Kabupaten Merangin berdampak pada kerusakan lingkungan.

Berdasarkan data yang didapatkan dari Dinas Lingkungan Hidup Merangin, saat ini terdapat seratusan hektar lahan terdampak aktivitas illegal untuk mendapatkan emas tersebut. 

Sejauh ini baru tiga kecamatan yang memberikan laporan terkait kerusakan lingkungan khususnya lahan yang terbengkalai akibat PETI.

Tanggapan Gisel Soal Kedekatan Nobu dan Jessica Iskandar: Nanti Saya Tanya Jedar

Kabid Pengendalian, Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup, Sutoto menyebutkan, kerusakan lahan eks PETI di Merangin mencapai seratusan hektar. 

"Data kerusakan lahan eks PETI di Kabupaten Merangin yang baru masuk seluas 130 hektare untuk tiga kecamatan," katanya, Selasa (30/3/2021).

Sebanyak 130 hektar tersebar di Kecamatan Margo Tabir seluas 42 ha, Lembah Masurai 30 ha, dan Pamenang Selatan sebanyak 97 hektar. Sedangkan Kecamatan Tabir Selatan melaporkan nihil kerusakan yang diakibatkan eks PETI.

Ia berharap kedepannya pemerintah pusat dapat mengucurkan dana khusus untuk penanganan reklamasi lahan eks PETI.

Sedangkan 19 kecamatan yang belum menyerahkan data tersebut masih terkendala konfirmasi data dari desa masing masing.

Halaman
12
Penulis: Darwin Sijabat
Editor: Rahimin
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved