Breaking News:

UMKM Jambi

Tempat Usahanya Dirobohkan, Buka di Tempat Lain Terkendala Izin, Bagaimana UMKM Kedai Mimi Bertahan?

Mimi mengatakan kondisi saat ini yang masih dihantui virus corona menjadi kendalanya dalam mendapatkan izin.

Yon Rinaldi
Tumpeng Kedai Mimi 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Warga Jambi yang sering melintasi di Jalan Gajah Mada Jelutung Jambi, mungkin pernah melihat bagunan yang dirobohkan di sebelah SPBU depan Samsat tahun lalu.

Satu diantara penghuni bagunan tersebut adalah Reyuni alias Yuyun alias Mimi. Di bagunan tersebut Mimi berjualan aneka kuliner, mulai dari makanan berat sampai makanan ringan.

Berawal dari berjualan pempek tahun 2016 silam. Satu tahun kemudian usahanya mulai berkembang dengan hadirnya menu berat untuk makan siang. Di tahun 2018 dia kembali mengembangkan pasarnya dengan menghadirkan menu nasi tumpeng.

Namun di tahun 2020 dia harus menelan pil pahit, tempat usahanya harus dirobohkan karena adanya sengketa kepemilikan tanah.

Walaupun tempat Mimi dan suaminya mencari rezeki sudah tidak ada lagi, pasangan suami istri ini tidak menyerah.

Teknik pemasaran digital pun ditempuh dalam mengais rezeki. Namun saat ini dia tidak lagi memasarkan banyak produk, tapi hanya fokus ke produk nasi tumpeng dan nasi kotak.

Mengandalkan aku media sosial Instagram dengan nama @kedai.mimi UMKM ini berhasil menjaring konsumen baru yang lebih besar lagi.

Mimi mengatakan saat ini setiap hari dia setidaknya menerima satu pesanan tumpeng.

“Kalau weekend lebih banyak lagi, bisa sampai lima nasi tumpeng,” katanya kepada Tribunjambi.com beberapa hari yang lalu.

Sebenarnya Mimi sudah ada niatan untuk kembali memulai usahanya secara offline. Tapi tidak di pinggir jalan besar, namun memanfaatkan halam rumahnya yang lumayan besar di pal lima Kota baru Jambi. tepatnya di belakang panti asuhan budi Luhur.

Rencananya di halaman rumahnya tersebut mimi akan berjualan mengunakan kontainer dengan menghadirkan meja dan kursi di ruangan terbuka.

Namun, niatnya tersebut masih harus ditunda karena masih belum mendapatkan izin dari pejabat RT setempat.

Mimi mengatakan kondisi saat ini yang masih dihantui virus corona menjadi kendalanya dalam mendapatkan izin.

Padahal dia berencana hanya membuka usahanya di siang hari.  

Bahkan kontainer yang sudah dipersiapkan tersebut terlihat nganggur di belakang rumahnya.( Tribunjambi.com / M Yon Rinaldi ).

Baca juga: Barang Bukti Hasil Penggerebekan dan Penangkapan Terduga Teroris, Ada Pakaian Ormas hingga Alat Ini

Baca juga: Terungkap di Reka Ulang, Anggota TNI Sinurat Jadi Korban Pertama Penembakan Oknum Polisi di RM Kafe

Baca juga: Fakta-fakta terbaru Pelaku Bom Bunuh Diri di Gereja Katredal Makassar, Identitas hingga Foto

Penulis: M Yon Rinaldi
Editor: Nani Rachmaini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved