Breaking News:

Tokoh Inspiratif

Kisah Dr. dr. H. Maulana, MKM, Sempat Terancam Putus Sekolah Kini Dapat Fasilitasi Pendidikan

Kisah tersebut merupakan penggalan dari kisah hidupnya yang bermanfaat bagi orang lain. 

Rara khushshoh
Wawako Maulana 

Penghalang tetap ada, tetangga berkata untuk pulang saja mengurus sawit. Karena saat itu ia memiliki satu orang adik yang masih SMA. Tetapi setelah berdiskusi dengan ibunya, ia menjadi semakin bertekad untuk menyelesaikan kuliah, Karena ia merasa itu sebuah amanah sekolah dan harus ditanggung.

Ketika di Malang terkadang Maulana bekerja menggantikan senior praktek. Seminggu prakteknya kosong ia ngisi karena saat itu sudah koas.

Sudah 4 bagian dirinya bisa melayani pasien menggantikan senior dan mendapat uang.

Setelah selesai, amanah orang tua ia bawa merantau dari Jambi keliling untuk memperbaiki ekonomi, berusaha bekerja untuk anak-anaknya.

Orang tuanya berpesan apabila sudah menjadi dokter untuk pulang ke Jambi dan berbuat sesuatu untuk saudara-saudara.

Selanjutnya ia praktek di seberang, Tahtul Yaman dan tinggal di situ. Ia menceritakan, dalam sehari ia menangani 60 orang yang pasien. Ia percaya itulah rezekinya.

Sehingga, tiap bulannya ia dapat pulang ke Malang, dan menemui calon istrinya. Jadi ya dapat menjadwalkan kencannya setiap bulan.

Setelah setahun dana terkumpul, ia baru berani melamar calon istri, dan mengajak keluarga.

Momen yang menurutnya lucu, yaitu setelah menikah dan membawa istrinya ke rumah dinas di seberang. Istrinya belum pernah melihat rumah panggung dan datang ke Jambi. Di situlah mereka memulai keluarga barunya sekitar tahun 2000.

Sampai ia 3 tahun habis PTC di situ, begitu ia keterima CPNS di Dinas Kesehatan Provinsi Jambi. 

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved