Breaking News:

Berita Kota Jambi

Pemprov Jambi Masih Menunggu Kepastian dan Petunjuk Pusat Terkait Seleksi CPNS dan P3K

Pemerintah Provinsi Jambi mengakui masih menunggu kepastian formasi dan petunjuk pelaksanaan tes CPNS dan PPPK tahun 2021. 

TRIBUNJAMBI/ZULKIFLI AZIS
Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jambi Hambali 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Pemerintah Provinsi Jambi mengakui masih menunggu kepastian formasi dan petunjuk pelaksanaan tes CPNS dan PPPK tahun 2021. 

Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jambi Hambali mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan surat untuk dinaikkan kepada Penjabat (Pj) Gubernur untuk dikirimkan ke instansi pusat. Surat ini berisi permintaan klarifikasi instansi pusat. 

“Seperti kita minta klarifikasi dari Kemenpan RB tentang kepastian formasi yang diterima,” ujar Hambali belum lama ini.

Lalu selanjutnya, Pemprov akan bersurat kepada Badan Kepegawaian Negara terkait petunjuk teknis pelaksanaan rekrutmen CPNS dan PPPK 2021. Kemudian, pihaknya juga bersurat ke Kemendikbud meminta klarifikasi terkait guru. Bagaimana pembiayaan, mekanisme, penggajiannya.

 "Karena saat rakor akhir tahun di Yogyakarta, pak Mendikbud sempat bilang silakan daerah ajukan PPPK untuk guru sebanyak mungkin, karena nanti proses seleksi dan penggajian ditanggung Kemendikbud," jelasnya.

Untuk itu pihaknya meminta, pernyataan tertulis terkait hal ini. Pasalnya, sebelumnya terjadi pada Kementerian lain, pemerintah di tahun pertama menanggung pembiayaan ini. Tetapi setelah tiga tahun mulai macet pelaksanaan tanggungan pusat. “Kita khawatir kalau tak ada kebijakan tertulis bakal seperti itu, karena bukan sedikit 10 ribuan guru PPPK. Jika dibebankan ke  APBD kasihan, kalau kita minta bisa dibantu ke Dana Alokasi Umum (DAU) karena berkas pengangkatan terpusat,” ungkapnya.

Dijelaskan Hambali dari informasi, UPT BKN Jambi  menyebutkan dari jadwal yang ada pengumuman kejelasan Formasi dan Juknis akan ditetapkan pada minggu keempat bulan Maret. 

“Akhir maret insyaalah sudah diterima, formasi dari Kemenpan, Juknis dari BKN dan penjelasan dari Kemendikbud,” akunya.

Sebagai persiapan lainnya, tambah Hambali, pihaknya sudah mengajukan nota dinas kepada Gubernur untuk dialokasikan anggaran rekrutmen. “Kita mengajukan sebanyak Rp2,1 miliar, Nantinya jika disetuji dapat digunakan dengan cara APBD Mendahului perubahan. Kalau tak disetujui maka tidak jadi penerimaan, bahkan bisa saja disanksi tak ada penerimaan di tahun mendatang lagi,” terangnya. 

Masih menurut Hambali, untuk asumsi peserta yang mengikuti tes penerimaan PPPK se Provinsi Jambi ada sebanyak 10 ribuan sedangkan CPNS ada sebanyak 2.800-an peserta. 

Baca berita lain terkait PPPK

Baca juga: UMKM Ini Hadirkan Mie Basah Tanpa Pengawet Berlokasi di Pal 10 Kota Jambi

Baca juga: UMKM Ini Hadirkan Mie Basah Tanpa Pengawet Berlokasi di Pal 10 Kota Jambi

Baca juga: SERANGAN Demokrat Kubu Moeldoko Kali Ini Disebut Berbahaya, Kini Menyasar Ibas Mengenai Hambalang

Penulis: Zulkipli
Editor: Nani Rachmaini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved