Breaking News:

Berita Kota Jambi

DAFTAR 29 Kelurahan Padat Penduduk di Kota Jambi Rawan Terjadinya Peristiwa Kebakaran

Setidaknya, ada 29 titik di 8 Kecamatan di Kota Jambi yang rawan terjadi kebakaran. Sering terjadi adalah di kawasan padat penduduk.

TRIBUNJAMBI/HASBI SABIRIN
Kebakaran di Hotel Marisa, Kota Jambi, Rabu (16/12/2020) malam. DAFTAR 29 Kelurahan Padat Penduduk di Kota Jambi Rawan Terjadinya Peristiwa Kebakaran¬† 

DAFTAR 29 Kelurahan Padat Penduduk di Kota Jambi Rawan Terjadinya Peristiwa Kebakaran 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Aryo Tondang

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - 3 bulan terakhir di Kota Jambi sudah terjadi 15 peristiwa kebakaran. 14 unit rumah hingga gudang ludes dilalap si jago merah.

Kabid Operasi Dinas Pemadam Kebakaran Kota Jambi, Rino mengatakan, hasil pemetaan peristiwa kebakaran paling sering terjadi adalah di kawasan padat penduduk.

Setidaknya, ada 29 kelurahan di 8 Kecamatan di Kota Jambi yang rawan terjadi kebakaran.

Yakni, di kawasan Kecamatan Danau Teluk, yang tersebar di sejumlah kelurahan, mulai dari Kelurahan Pasir Panjang, Tanjung Raden, Pasir Putih, Olak Kemang, Ulu Gedong.

Kemudian, di Kecamatan Pelayangan, yang terdiri tersebar di Kelurahan Tengah, Jelmu, Mudung Laut, Arab Melayu, Tahtul Yaman dan Johor.

15 Peristiwa Kebakaran di Kota Jambi, Petugas Kesulitan Padamkan Api Karena Banyak Warga Menonton

3 Atlit Panjang Tebing Tanjab Barat Diharapkan Dapat Hasil Maksimal di Kejurda Tebo

45 Pengendara Bermotor di Kota Jambi Terekam Lewat Kamera CCTV Melanggar Lalu Lintas

Di Kecamatan Danau Sipin, yakni di kelurahan Murni, Solok Sipin dan Legok. Setelah itu, di Kecamatan Pasar Jambi, yakni di Kelurahan Pasar, Orang Kayo Hitam, Sungai Asam dan Beringin.

Selanjutnya, di Kecamatan Jambi Timur, yakni di Kelurahan Rajawali, Budiman, Kasang, Sulanjana dan Tanjung Pinang.

Sementara itu, di Kecamatan Jelutung, titik rawan kebakaran yakni di Kelurahan Cempaka Putih dan lebak Bandung.

Untuk di Kecamatan Kotabaru, terdapat di Kelurahan Kenali Asam Bawah dan Asam Atas, dan yang terakhir di Kecamatan Jambi Selatan, yakni di Kelurahan Tambak Sari.

Ia menjelaskan, saat ini, hubungan arus pendek atau korsleting arus pendek, penyebab besar terjadinya kebakaran.

"Memang yang kita temui sejauh ini, ya penyebabnya korsleting arus pendek," kata Rino, Jumat (26/3/2021) pagi.

Partai Islam di Israel Raih 4 Kursi di Parlemen Israel, Apa Langkah Benjamin Netanyahu?

Walhi Jambi Gugat Dua Perusahaan Pemegang Izin Konsesi HPH ke Pengadilan

Beruntung, tidak ada korban jiwa atau meninggal dunia dari belasan insiden kebakaran tersebut, hanya 2 orang harus menjalani perawatan karena mengalami luka bakar.

Sementara itu, untuk kerugian materil pada insiden kebakaran sepanjang Tahun 2020 lalu, mencapai sekira Rp 4 miliar.

Penulis: Aryo Tondang
Editor: Rahimin
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved