Breaking News:

Berita Merangin

Baru 11 Desa di Kabupaten Merangin Ajukan Pencairan DD, Ini Dampak Bagi Yang Belum Mencairkan

Memasuki bulan April tahun 2021 baru 11 desa di Kabupaten Merangin yang mengajukan pencairan Dana Desa (DD)

tribunjambi/darwin sijabat
Kantor Dinas Pemberdayaan masyarakat dan Desa (PMD) Merangin. Saat ini baru 11 desa di Kabupaten Merangin ajukan pencairan dana desa. 

Baru 11 Desa di Kabupaten Merangin Ajukan Pencairan DD, Ini Dampak Bagi Yang Belum Mencairkan

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Memasuki bulan April tahun 2021 baru 11 desa di Kabupaten Merangin yang mengajukan pencairan Dana Desa (DD).

Sementara, batas terakhir pengajuan pencairan sampai April dan paling lama Mei mendatang.

Jika pengajuan melebihi batas akhir maka berpotensi tidak dapat dicairkan. 

Dampaknya dapat menghambat percepatan pembangunan desa di 2021 dan dipastikan sejumlah desa belum ada kegiatan sampai Mei mendatang.

Kepala Dinas Pemberdayaan masyarakat dan Desa (PMD) Merangin, Andre membenarkan dari 205 desa  baru 11 desa yang mengajukan pencairan. Ditambah dia desa masih dalam proses pengajuan.

"Sudah 11 desa sudah dalam proses pencairan, munkin dalam tiga hari kedepan sudah bisa dicairkan. Berkasnya sudah di Kantor Pelayanan Pembendaharaan Negara (KPPN). Waktu perivikasi secara aturan disana itu paling lama 3 hari," ujarnya. 

Diungkapkan Andre, proses pencairan DD pada tahun ini tergolong cukup lambat. Penyebabnya dikarenakan faktor yang tercatat itu, sudah harus memasukan jumlah dana untuk penanganan Covid - 19. Setiap desa itu aturannya 8 persen dari pagu.

Selain itu, tambah Andre masih banyak kades yang menunggu jumlah dan besaran pagu anggaran ditetapkan, baru bru mereka mengajukan pencairan.

Beberapa Pekan Beroperasi, Pedagang Masih Keluhkan Kondisi Pasar Modern di Sabak Timur Sepi Pembeli

Rizieq Shihab Bacakan Sendiri Eksepsi Menolak Kezaliman-Tegakkan Keadilan, Tanpa Dilihat Simpatisan

Ada Kendala Vaksinasi Covid-19 di Batanghari, Elfie Sebut Tak Semua Institusi Berikan Respon Baik

"Padahal kan gambaran anggaran itu sebelum penetapan sudah kami beritahu berapa dan jumlahnya juga tidak berubah. Ini kedepan kades harus tahu. Sehingga sekitar bulan Maret kegiatan Desa sudah berjalan," tambahnya.

Andre juga menyampaikan, pada 2020 lalu masih ada satu desa yang belum menyelesaikan Laporan Pertanggungjawabanb (LPl), padahal batas terakhir penyerahan LPj sampai 31 Maret 2021 ini.

"Itu Desa Sungai Pinang, Kecamatan Sungai Manau yang belum. Kendalanya belum selesai LPJ nya, namun sudah kita kasih tahu paling lambat penyerahan LPJ per 31 Maret ini. Jika tidak selesai maka dipastikan tidak bisa melakukan pencairan DD ditahun 2021 ini," tandasnya. (Tribunjambi.com/ Darwin Sijabat)

Penulis: Darwin Sijabat
Editor: Rahimin
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved