Breaking News:

Berita Merangin

Kemenag Merangin Soroti Banyak Pesta Pernikahan Abaikan Protokol Kesehatan

Dikatakan Marwan, jika pihaknya tidak dapat melarang masyarakat mengadakan acara pesta pernikahan.

Penulis: Darwin Sijabat
Editor: Nani Rachmaini
Darwin sijabat
Kepala Kantor Kemenag Merangin, Marwan 

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Banyak resepsi pernikahan abaikan protokol kesehatan, Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Merangin pinta tokoh agama, kepala desa mengawasinya.

Kantor Kemenag Kabupaten Merangin tegas ingatkan masyarakat dalam melaksanakan Resepsi pernikahan di Kabupaten Merangin untuk tetap mematuhi Protokol kesehatan guna memutus rantai penyebaran Covid-19.

Kepala Kantor Kemenag Merangin, Marwan meminta agar semua pihak yang ada di Kabupaten Merangin untuk tetap berupaya kembali mengawasi acara yang mengundang keramaian atau kerumunan seperti pesta pernikahan.

Terlebih menjelang Ramadhan, dia mengungkapkan akan banyak resepsi pernikahan. 

"Menjelang Rhomadan biasanya banyak acara pernikahan, hampir tiap minggu ada. Ini kami minta untuk tokoh agama dan KUA untuk melihat kembali apakah protokol kesehatannya dilakukan atau tidak, dan mampu menjelaskan prosedur protocol kesehatan," tuturnya.

Sebab, dari sepengetahuannya, belakangan banyak acara pesta pernikahan yang terpantau masih ada tidak menerapkan protokol kesehatan dengan baik dan disiplin.

"Setahu saya, melihat dari beberapa foto acara pesta pernikahan itu protokolnya tidak dilakukan dengan baik. Mungkin karena tidakketahuan tentang Prokes. Mungkin petugasnya sudah ada, tapi tidak memisahkan kerumunan diwaktu pesta, itu susahnya minta ampun. Ini tugas Kades Dan tokoh agama untuk menjelaskan dan selalu memberi himbauan," ujarnya.

Dikatakan Marwan, jika pihaknya tidak dapat melarang masyarakat mengadakan acara pesta pernikahan. Namun acara yang digelar harus tetap sesuai dengan aturan dan protokol kesehatan sebagaimana yang telah digariskan oleh pemerintah.

"Kita tetap tegas memerangi penyebaran Covid -19. Contoh dalam aturan secara tegas jika acara pernikahan tidak sesuai prokes maka bisa dibatalkan," pungkas Marwan. (Tribunjambi.com/ Darwin Sijabat)

Baca juga: Ratusan PNS Muarojambi akan Pensiun Tahun 2021 Ini

Baca juga: Partai Demokrat Pihak Moeldoko Sebut SBY dan AHY Membangun Narasi Menyesatkan

Baca juga: Nasib Buruk Perampok yang Kelelahan sampai Ketiduran di Rumah Polisi

 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved