Siap-siap, Formasi CPNS Diumumkan Akhir Maret Ada 1.275.387 Formasi
Ada 1.275.387 lowongan CPNS yang akan diterima. Ini terdiri dari 83.669 lowongan untuk pemerintah pusat, dan 1.191.718 lowongan untuk pemda
Ada 1.275.387 lowongan CPNS yang akan diterima. Ini terdiri dari 83.669 lowongan untuk pemerintah pusat, dan 1.191.718 lowongan untuk pemda
TRIBUNJAMBI.COM – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo mengungkapkan masih ada tarik ulur jumlah formasi CPNS.
"Jadi ini tawar-menawar masih banyak, baik daerah dan beberapa Kementerian/Lembaga (K/L) instansi. Tapi Alhamdulillah ini akan mencapai," ujar Tjahjo, dalam rapat kerja dengan Komisi II DPR RI, Rabu (24/3).
Tapi ia menegaskan pihaknya bersama Badan Kepegawaian Negara (BKN) akan mengumumkan jumlah formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2021 pada akhir Maret 2021.
Ada 1.275.387 lowongan CPNS yang akan diterima. Ini terdiri dari 83.669 lowongan untuk pemerintah pusat, dan 1.191.718 lowongan untuk pemerintah daerah.
Dari total lowongan itu, kata Tjahjo, posisi paling banyak adalah 1.022.616 guru PPPK, 70.008 PPPK non guru, dan 119.094 CPNS.
"Tapi jumlah rencana penetapan untuk pemerintah pusat sebanyak 69.684, dengan rincian 61.129 untuk 56 K/L, dan 8.555 untuk delapan sekolah kedinasan," ujarnya.
"Untuk pemerintah daerah sebanyak 671.867 dengan rincian 565.633 guru PPPK, 21.571 PPPK non guru, dan CPNS 64.663," paparnya.
Namun Tjahjo menegaskan, total kebutuhan itu belum termasuk sejumlah instansi.
"Hingga saat ini, sebanyak 588 instansi sudah mengusulkan kebutuhan dengan rincian 539 instansi yang sudah usul dengan dokumen yang lengkap, 49 instansi sudah mengusulkan namun ini sedang kita kejar lagi untuk melengkapi dokumen. Dan ada 32 instansi yang tidak mengusulkan kebutuhan ASN ini yang jadi pertimbangan kami," tandasnya.
Tjahjo mengungkapkan arahan Presiden Joko Widodo terkait penerimaan CPNS.
Jokowi meminta agar dilakukan pengurangan penerimaan terhadap PNS yang kerjanya duduk di balik meja atau lebih ke administrasi.
Jokowi menginginkan penerimaan CPNS difokuskan bagi pegawai yang kerjanya langsung terjun ke lapangan.
"Mengurangi penerimaan CPNS yang hanya duduk di meja, yang kerjanya hanya kerja-kerja administrasi saja," ujarnya.
Di tempat yang sama, Kepala BKN Bima Haria Wibisana memaparkan rencana tahapan dan jadwal tes CPNS 2021.
Menurutnya pendaftaran CPNS 2021 bisa dimulai April 2021.
Baca Berita Jambi lainnya
klik:
Baca juga: LINK NONTON LIDA 2021 Rabu 24 Maret 2021, Dukung Tiara Duta Jambi yang Tampil di Top 70 Grup 5 Putih
Baca juga: DPRD Tebo Gelar Paripurna Penyampaian LKPJ Bupati Tebo Tahun 2020
Baca juga: Menjelang Penampilan di Lida Indosiar Tiara dari Jambi Sibuk Latihan dan Meminta Doa dari Keluarga
Baca juga: Tarung Politik Terakhir di Pemungutan Suara Ulang Pilgub Jambi
Tahapan ini hanya untuk sekolah kedinasan di bawah delapan instansi Kementerian dan Lembaga.
Setelah itu, dilanjutkan pendaftaran guru PPPK, PPPK non guru, dan CPNS. Tahapan ini rencananya dibuka Mei-Juni 2021. Selepas itu gelaran seleksi CPNS 2021 akan dimulai.
"Pertama seleksi kompetensi dasar (SKD) untuk sekolah kedinasan pada Mei 2021. Kedua, seleksi untuk PPPK non guru dan CPNS digelar antara Juli sampai Oktober 2021. Sedangkan, seleksi SKD untuk guru PPPK baru dibuka mulai Agustus sampai Desember 2021 dibagi menjadi 3 tahapan," jelasnya.
Nantinya November 2021 hingga Januari 2021 akan menjadi tahap pengumuman, pemberkasan dan penetapan NIP bagi CPNS dan PPPK non guru.
Sementara bagi guru PPPK, kata Bima, pengumuman hingga penetapan NIP akan dilaksanakan dalam tiga tahap.
Bagi mereka yang mengikuti seleksi tahap I pada Agustus-September 2021.
Seleksi tahap II antara Oktober-November 2021, dan seleksi tahap III Desember 2021-Januari 2022.
Bima menjelaskan, sistem pendaftaran CPNS 2021 dilakukan melalui Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) yang bisa dibuka di situs sscasn.bkn.go.id.