Breaking News:

Berita Nasional

INGAT Ini Bahayanya Jika Anda Mengunggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

Bagi Anda yang sudah menerima suntik vaksin, mendapatkan sertifikat bukti vaksinasi Covid-19. jangan pernah mengunggah sertifikat ke media sosial

Editor: Rahimin
Dok. BNPB
Wiku Adisasmito. INGAT Ini Bahayanya Jika Anda Mengunggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial 

INGAT Ini Bahayanya Jika Anda Mengunggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

TRIBUNJAMBI.COM - Bagi Anda yang sudah menerima suntik vaksin, akan mendapatkan sertifikat bukti vaksinasi Covid-19.

Namun, jangan pernah mengunggah sertifikat vaksinasi tersebut ke media sosial, karena ada dampaknya.

Pemerintah sudah mengingatkan agr masyarakat tak mengunggah sertifikat bukti vaksinasi ke media sosial.

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengingatkan pentingnya melindungi data pribadi yang ada dalam sertifikat bukti vaksinasi Covid-19.

AHY Digugat Rp 5 Miliar Karena Sudah Pecat Ketua DPC Partai Demokrat Halmahera Utara

4 Shio Beruntung Rabu 24 Maret 2021 - Shio Kelinci Nikmati Perjalanan Kreatifmu

Pemandu Lagu Ditemukan Tewas Telanjang di Semak-semak, Keluarga Tahu Dari Facebook

"Pemerintah meminta kepada para penerima vaksin Covid-19 yang sudah mendapat sertifikat bukti telah divaksin agar tidak mengunggahnya ke media sosial ataupun juga mengedarkannya," kata Wiku dalam konferensi pers yang ditayangkan YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (23/3/2021).

Wiku mengatakan, dalam sertifikat bukti vaksinasi terdapat data pribadi berbentuk QR code yang dapat dipindai.

Makanya, ia meminta masyarakat yang telah menerima sertifikat vaksinasi bijak dalam bertindak dan melindungi data pribadi.

Saniatul Lativa Anggota DPR RI saat menjalani vaksinasi Covid-19 tahap II.
Saniatul Lativa Anggota DPR RI saat menjalani vaksinasi Covid-19 tahap II. (TRIBUNJAMBI/IST)

"Gunakan sertifikat tersebut sesuai dengan kebutuhannya karena tersebarnya data pribadi dapat membawa risiko bagi kita," ujar Wiku.

Saat ini, kata Wiku, hingga 20 Maret 2021, masyarakat yang sudah menerima vaksinasi mencapai 5 juta jiwa.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved