Breaking News:

Berita Internasional

Ancaman Perang China Vs Taiwan Lebih Dekat dari Perkiraan, Amerika Serikat Pun Susun Rencana Ini

Hal itu disampaikan langsung oleh laksamana AS yang dipilih untuk memimpin kawasan Indo-Pasifik dari Pentagon, Selasa (23/3).

REUTERS/USAF-Handout KM/HB
Pentagon kirim pesawat pembom B-52 ke Pulau Guam, Pasifik, setelah China melakukan serangan ke Taiwan. 

TRIBUNJAMBI.COM - China semakin memberi ancaman untuk Taiwan. Bahkan diluar perkiraan orang banyak, perang antara keduanya lebih dekat dari prediksi.

Hal itu disampaikan langsung oleh laksamana AS yang dipilih untuk memimpin kawasan Indo-Pasifik dari Pentagon, Selasa (23/3).

Laksamana John Aquilino, yang dicalonkan menjadi komandan Komando Indo-Pasifik AS, mengatakan kepada Komite Angkatan Bersenjata Senat, bahwa China menganggap pemulihan kendali atas Taiwan sebagai "prioritas nomor satu".

"Peremajaan Partai Komunis China dipertaruhkan dengan masalah Taiwan," ujar John Aquilino, dilansir dari CNA.

Taiwan menjelaskan, enam pesawat tempur China dan satu pesawat pengintai AS memasuki sudut barat daya zona identifikasi pertahanan udara Taiwan pada Minggu (31/1/2021).
Taiwan menjelaskan, enam pesawat tempur China dan satu pesawat pengintai AS memasuki sudut barat daya zona identifikasi pertahanan udara Taiwan pada Minggu (31/1/2021). (REUTERS/Stephen Lam)

Bahkan Aquilino tidak setuju dengan komentar komandan Indo-Pacom Laksamana Philip Davidson yang keluar baru-baru ini soal niat China kuasai Taiwan.

Lebih lengkapnya, seperti yang disampaikan Davidson soal China dapat mencoba menyerang dan mengambil alih Taiwan dalam waktu enam tahun dari sekarang.

"Pendapat saya adalah bahwa masalah ini lebih dekat dengan kami daripada yang dipikirkan kebanyakan orang dan kami harus menangani ini," ujarnya kepada panel, yang meninjau pencalonannya.

Aquilino pun mengatakan ancaman itu sedemikian rupa sehingga Amerika Serikat perlu cepat melaksanakan rencana US $ 27 miliar yang diusulkan untuk meningkatkan pertahanan AS di kawasan itu "dalam waktu dekat dan dengan urgensi".

"Partai Komunis China telah menghasilkan beberapa kemampuan di wilayah yang dirancang untuk menghalangi kami," ujarnya.

"Kekhawatiran paling berbahaya adalah kekuatan militer melawan Taiwan."sambungnya lagi.

Pasukan militer China (PLA) telah meningkatkan kesiapan tempurnya sejak 2012
Pasukan militer China (PLA) telah meningkatkan kesiapan tempurnya sejak 2012 (Xinhua)
Halaman
12
Editor: Andreas Eko Prasetyo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved