Berita Muarojambi
Setahun Dilanda Covid-19, Angka Pengangguran di Muarojambi Meningkat Signifikan
Setidaknya Disnakertrans Muarojambi mencatat sebanyak 1.530 orang angka pengangguran selama pandemi Covid-19 ini.
Penulis: Hasbi Sabirin | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Setahun dilanda Covid-19, angka pengangguran di Muarojambi meningkat signifikan.
Setidaknya Disnakertrans Muarojambi mencatat sebanyak 1.530 orang angka pengangguran selama pandemi Covid-19 ini.
Saat diketahui, meningkatnya angka pengangguran di Kabupaten Muarojambi ini adanya beberapa perusahaan di wilayah Muarojambi produksi nya berkurang sehingga mengurangi karyawan dan merumahkannya.
Baca juga: Tak Hanya Lomba Biduk, Disparpora Sarolangun Sebut Banyak yang Diperlombakan di Festival Beatrix
Baca juga: Penyelenggaraan Festival Tahunan Beatrix Sarolangun Masih Dikaji Disparpora
Baca juga: Panduan Mendaftar UTBK-SBMPTN 2021 Bagi yang Tidak Lolos SNMPTN, Pendaftaran Tutup 1 April 2021
Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Penempatan Kerja Disnakertrans Muarojambi Syamsul Hidayat.
"Saat ini angka pengangguran di Kabupaten Muarojambi sebanyak 1.530 orang, salah satu faktor penyebabnya pandemi Covid-19 yang belum mereda saat ini,"kata Syamsul Hidayat Selasa (23/3/2021).
Ia juga mengatakan, tinggi nya angka pengangguran di Muarojambi ini terdapat beberapa Kecamatan yang paling menonjol yakni dari Kecamatan Jakuko.
"Tinggi nya minat masyarakat para pencari kerja yang baru menyelesaikan pendidikan universitas yang ada di Jambi sehingga Kecamatan Jaluko paling tinggi angka pengganguran nya,"tuturnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/02042019_disnakertrans-muarojambi.jpg)