Breaking News:

Berita Internasional

KESAL Usai Diblokir Twitter, Donald Trump Bakal Buat Platform Medsos Sendiri Agar Bebas Buat Cuitan

Lama tak terdengar kabarnya usai tak lagi menjadi Presiden Amerika Serikat (AS), kini Donald Trump muncul dengan kabar menghebohkan.

Editor: Andreas Eko Prasetyo
Kolase/Tribun Jambi
Donald Trump akan buat platform media sosialnya sendiri 

TRIBUNJAMBI.COM - Lama tak terdengar kabarnya usai tak lagi menjadi Presiden Amerika Serikat (AS), kini Donald Trump muncul dengan kabar menghebohkan.

Ya, Mantan Presiden AS Donald Trump itu akan segera meluncurkan platform media sosial-nya sendiri, seperti yang disampaikan penasihatnya pada Minggu (21/3/2021).

Seperti yang diketahui, sebelumnya Trump sangat aktif di media sosial Twitter.

Namun sejak kerusuhan di Capitol, Twitter sampai memblokir akunnya sehingga dia tidak bisa menulis cuitan lagi.

Trump akhirnya lebih banyak diam setelah pindah ke Resor Mar-a-Lago di Florida, usai lengser, dan kehilangan akun media sosial.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat tiba di Bandara Internasional Bangor, Maine, AS, 5 Juni 2020.
Donald Trump saat tiba di Bandara Internasional Bangor, Maine, AS, 5 Juni 2020. (REUTERS/TOM BRENNER)

Penasihat dan juru bicara kampanya Trump pada 2020, Jason Miller pun mengatakan kepada Fox News bahwa Donald Trump akan kembali bermain media sosial.

"Trump akan kembali ke media sosial mungkin sekitar dua atau tiga bulan lagi," Ujar Miller, dikutip dari CNN.

Namun, Miller menambahkan, mantan presiden itu akan menggunakan platformnya sendiri, bukan Twitter.

Miller mengklaim, platform media sosial ini nantinya akan menarik puluhan juta pengguna baru.

"Ini adalah sesuatu yang menurut saya akan menjadi tiket terpanas di media sosial," kata Miller.

"Ini akan sepenuhnya mendefinisikan ulang permainan dan semua orang akan menunggu dan menonton untuk melihat apa yang dilakukan Presiden Trump, tetapi itu akan menjadi platformnya sendiri," sambungnya.

Baca juga: Umpatan Kekecewaan Donald Trump Ketika Akun Twitternya Diblokir Permanen, Keponakan Ungkap hal Ini

Baca juga: Mantan Pejabat Partai Republik Berencana Membuat Partai Politik Anti Donald Trump

Baca juga: Tetiba Pemeran Video Dewasa ini Ungkap Hubungannya dengan Donald Trump

Miller juga mengatakan Trump banyak didekati perusahaan menyoal idenya itu membuat platform media sosial baru.

"Semua orang menginginkan dia dan dia akan membawa jutaan dan jutaan - puluhan juta - ke platform ini."

Sebelumnya menurut The Guardian, kabar soal plaform ini memunculkan spekulasi mungkin Trump bakal meluncurkan jaringan TV sendiri kepada pemirsa setia Fox News.

"Saya tidak bisa melangkah lebih jauh dari apa yang bisa saya bagikan, tetapi saya dapat mengatakan bahwa itu akan menjadi besar begitu dia mulai," ujar Miller, saat ditanya apakah Trump akan membuat platform itu sendiri atau bersama perusahaan.

"Ada banyak pertemuan berkekuatan tinggi yang dia lakukan di Mar-a-Lago dengan beberapa tim orang yang datang."

"Bukan hanya satu perusahaan yang mendekati presiden, ada banyak perusahaan."

Selain Twitter, Trump juga akan diblokir dari Facebook dan Instagram sejak kerusuhan di Capitol AS.

Platform media sosial sayap kanan termasuk Gab dan Parler berada di bawah pengawasan ketat di tengah penyelidikan kerusuhan Capitol tersebut.

Facebook yang menangguhkan Trump tanpa batas pada Januari, meminta kepada dewan pengawas independennya untuk memutuskan apakah larangan itu harus dicabut.

Kemudian Twitter pekan lalu melempar pertanyaan ke publik perihal hal ini.

Donald Trump.
Donald Trump. (Carolyn Kaster/AP)

Platform ini akan meminta masukan publik tentang bagaimana harus melarang para pemimpin dunia dengan pandangan kontroversial, dikutip dari Sky News.

Trump dimakzulkan karena dituduh menghasut serangan Capitol, tetapi dibebaskan ketika hanya tujuh senator Republik yang memilih untuk menghukum.

Oleh karena itu, dia tetap bebas mencalonkan diri sebagai kandidat dari Partai Republik untuk 2024.

"Dia sudah memiliki lebih dari 20 senator lebih dari 50 anggota Kongres baik menelepon atau bertandang ke Mar-a-Lago untuk meminta dukungan (nya)," kata Miller.

Artinya, terlepas dari kekalahan Trump oleh Joe Biden, ia tetap berpengaruh di Partai Republik.

Berita lainnya terkait Donald Trump

SUMBER: TRIBUNNEWS

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved