Breaking News:

Guna Mengendalikan Banjir di Kota Jambi, Danau Sipin akan Kembali Dikeruk

Dari pendalaman ini diharapkan bisa mengendalikan banjir di Kota Jambi dan memperbaiki area olahraga dayung.

Penulis: Zulkipli | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Zulkifli
Danau Sipin akan kembali dikeruk 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Revitalisasi Danau Sipin tahun ini kembali dilakukan. Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) VI Jambi akan kembali melakukan pengerukan kawasan danau tersebut.

Dari pendalaman ini diharapkan bisa mengendalikan banjir di Kota Jambi dan memperbaiki area olahraga dayung.

Kepala BWSS VI Jambi Gatut Bayuadji mengatakan, kegiatan berlangsung mulai Maret ini dan ditarget selesai pada Agustus 2021.

Baca juga: Jika Gugatan CE-Ratu Ditolak MK, Pelantikan Gubernur Jambi Bisa Jadi di Bulan April

Baca juga: Tokoh Inspiratif Bob Bee Builder, Jadikan Youtubenya Kreasinya untuk Kenangan Masa Tuanya Nanti

Baca juga: Arema FC Ditahan Imbang Tira Persikabo (1-1) di Laga Perdana Piala Menpora 2021

Dijelaskan Gatut pekerjaan ini memiliki volume normalisasi sebesar 53 ribu. Selain untuk pengendalian banjir, ia mengakui nantinya danau sipin bisa dijadikan venue dayung (PODSI).

"Dulunya trek dayung hanya tersedia 1,6 KM, sekarang dengan hadirnya pekerjaan ini bisa menambah sampai 2,2 km, walaupunn PODSI hanya butuh 2 km dan 100 meter untuk start dan finis lomba," ucapnya, Minggu (21/3/2021).

Di lain pihak, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jambi sendiri memang berharap pengerukan danau sipin.

Kasi Pemasaran Disbudpar Amril mengatakan penanganan Danau Sipin tidak cukup hanya bagian hilirnya, namun yang harus dibenahi dimulai dari hulu yakni sungai-sungai yang ada di danau.

"Mudah-mudahan ini bisa kita benahi. Ini perlu sosialisi, kita harap masyarakat supaya tidak membuang sampah ke Sungai," ujarnya.

Disamping itu kata Dia, pada tahun ini melalui Balai Wilayah Sungai Sumatera akan kembali melakukan pengerukan di danau.

"Kata Balai akan dikeruk Maret ini. Yang juga dibutuhkan di danau itu perlunya pintu air pengendali banjir. Supaya ketika musim hujan muka airnya tetap stabil dan ketika kemarau airnya tidak kering. Tapi itu bukan kewenangan kita," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved