Breaking News:

Presiden Rusia Vladimir Putin Serang Presiden AS, Joe Biden Sebut Putin Pembunuh Tak Berjiwa

Perang dingin antara Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden AS Joe Biden makin ramai diperbincangkan, hingga perang kata pun terlontar.

Editor: Rohmayana
Kolase/Tribun Jambi
Joe Biden dan Vladimir Putin terlibat dalam perang kata-kata 

Sesaat sebelum Putin berbicara pada hari Kamis, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan pernyataan Biden menunjukkan dia tidak tertarik untuk memperbaiki hubungan dengan Moskow.

“Ini adalah pernyataan yang sangat buruk dari presiden AS. Dia jelas menunjukkan bahwa dia tidak ingin memperbaiki hubungan dengan negara kita, ”kata Peskov. "Kami sekarang akan melanjutkan dari itu."

Konstantin Kosachyov, wakil ketua majelis tinggi parlemen Rusia, mengatakan pernyataan Biden akan mengobarkan hubungan buruk, dan mengakhiri harapan Moskow akan perubahan kebijakan AS.

Kosachyov menambahkan penarikan duta besar Antonov adalah langkah yang masuk akal.

"Saya menduga ini bukan yang terakhir jika tidak ada penjelasan atau permintaan maaf dari pihak Amerika," katanya dalam sebuah posting Facebook.

Artur Chilingarov, seorang anggota parlemen pro-Kremlin di majelis rendah parlemen, menyerukan "reaksi keras" dari Moskow, dalam komentar yang dibuat untuk stasiun radio Ekho Moskvy Rusia.

AS memperketat sanksi atas Navalny

Hubungan Moskow dengan Barat, yang sudah merana di posisi terendah pasca-Perang Dingin sejak 2014, mendapat tekanan baru dalam beberapa bulan terakhir karena Navalny, yang dipenjara di Rusia.

Kekuatan Barat, termasuk AS, telah menuntut pembebasan Navalny. Rusia telah menolak seruan itu sebagai campur tangan yang tidak dapat diterima dalam urusan dalam negerinya.

Pada hari Rabu, Departemen Perdagangan AS memperketat sanksi pada beberapa ekspor ke Rusia sebagai hukuman atas dugaan keracunan Navalny pada Agustus tahun lalu.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved