Breaking News:

Berita Batanghari

Intensitas Hujan Meningkat, BPBD Batanghari Lakukan Pemantauan Spot yang Rawan Terjadi Bencana

Kabupaten Batanghari dalam pekan ini diguyur hujan, dengan intensitas sedang sebagian besar dialami di semua wilayah.

tribunjambi/musawira
Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Batanghari, Syamral. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Musawira

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Kabupaten Batanghari dalam pekan ini diguyur hujan, dengan intensitas sedang sebagian besar dialami di semua wilayah.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Batanghari, Syamral kepada Tribunjambi.com mengatakan, pihaknya selalu memantau pergerakan debit air.

Dikatakan Syamral, debit air masih di bawah angka 200 sentimeter dari alat pengukur ketinggian air (APKA) yang menjadi dasar pemantauan.

“Berdasarkan APKA, update kita tadi pagi ketinggian air capai 139 sentimeter dan kita belum melakukan penetapan siaga darurat,” katanya, Kamis (18/3/2021).

Bisa Makan Sepuasnya di Hotel Odua Weston Jambi, ada Promo Selera Nusantara

Sinopsis Reply 1988 Hari Ini di NET TV: Deok Sun Menemani Choi Taek ke Tiongkok

Istri Donorkan Ginjal untuk Suami, Keponakan: Istri Salehah, Menantu Idaman

Walaupun belum memasuki siaga darurat pihaknya selalu memantau titik-titik yang dianggap rawan bencana banjir, longsor dan banjir bandang.

“Kita selalu memantau di daerah hulu. Karena hulu Batanghari itu langsung menerima kiriman air,” ujarnya.

Sementara, intensitas hujan masih kategori sedang, tetapi tidak seluruh wilayah terkena hujan. Contoh hari ini terjadi hujan deras di Bungo tetapi tidak pula deras di Kerinci, jadi intensitas hujannya bergantian.

Sehingga, daya tampung Sungai Batanghari masih sanggup menampung air kiriman.

“Pemantauan secara spot-spot dibeberapa wilayah yang kita anggap rawan tetap kita lakukan, terutama di DAS Batanghari,” ungkap Syamral.

Kemudian, di Kecamatan Bajubang yang tidak termasuk kategori rawan banjir, akan tetapi pernah terjadi banjir bandang.

Ada dua desa pernah terjadi banjir bandang, dan itu sangat menggangu aktivitas masyarakat sekitar.

“Jadi kita minta bagi masyarakat untuk selalu waspada dan menjaga baik lingkungannya untuk antisipasi terjadinya bencana. Dan kita selalu koordinasi dengan pihak kecamatan dan desa, atas peristiwa bencana yang kerap terjadi dilingkungannya,” pungkasnya.

Penulis: A Musawira
Editor: Rahimin
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved