Breaking News:

Berita Jambi

Dinas TPHP Ajukan Pemindahan Pengelolaan Kebun Binatang Taman Rimba kepada Disbudpar Jambi

Rencana pemindahan pengelolaan UPTD kebun Binatang Taman Rimba ke Dinas Kebudayaan dan Pariwisata hingga kini masih berproses.

Penulis: Zulkipli | Editor: Rahimin
tribunjambi/zulkifli
kepala Dinas TPHP Provinsi Jambi, Akhmad Maushul. Dinas TPHP Ajukan Pemindahan Pengelolaan Kebun Binatang Taman Rimba kepada Disbudpar Jambi 

Dinas TPHP Ajukan Pemindahan Pengelolaan Kebun Binatan Taman Rimba kepada Dinas Pariwisata

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Zulkipli

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Rencana pemindahan pengelolaan UPTD kebun Binatang Taman Rimba dari Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Pertaninan (TPHP) ke Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar Jambi) hingga kini masih berproses.

Pengajuan pemindahan pengelolaan Taman Rimbo ini telah dilakukan sejak tahun 2020 lalu. Namun karena Provinsi Jambi melaksanakan Pilkada serentak, prosesnya tertunda. 

"UPTD Taman Riba ini tahun lalu sudah kita urus, kita letakkan pada tempat yang sebenarnya. Secara resmi kami sudah mengusulkan untuk diserahkan ke Dinas Pariwisata. Ini sedang dikaji dan diproses di Biro Hukum," kata kepala Dinas TPHP Provinsi Jambi, Akhmad Maushul, Kamis (18/3/2021).

Isi Curhat Bocah SD di Diari yang Jadi Korban Kebejatan Ayah Kandungnya, Ayah Bujuk Lakukan Hal Ini

Jasa Raharja Jamin Keselamatan Penumpang Angkutan Umum

Ruang ICU Pasien Covid-19 RSUD Abdul Manap Kota Jambi Segera Siapkan 8 Tempat Tidur

Dijelaskaanya, pengelolaan kebun Binatang lebih tepat di Dinas Pariwisata karena masalah kebun binatang lebih banyak bidang pariwisatanya. Bisa jadi wisata edukasi, wisata rekreasi. 

"Dinas teknis seperti kami ini, dalam hal kesehatan hewannya saja. Mungkin kami bisa membantu dua hari dalam seminggu untuk mengirim dokter hewan untuk mengecek kesehatan hewannya," jelasnya.

Selain itu, jika dipindahkan ke Dinas Pariwisata, maka bisa menggaet dana dari Kementrian. Sebab di Kementrian pertanian tidak ada anggaran untuk Kebun Binatang.

"Tapi kalau Kementrian Pariwisata itu mereka ada, sehingga bisa ditopang dengan dana APBN, DAK, maupun CSR-CSR dari perusahaan," ujarnya.

Pengunjung di Taman Rimba, Kota Jambi
Pengunjung di Taman Rimba, Kota Jambi (tribunjambi/Monang Widyoko)

Menurut Maushul, kesalahan tempat pengelolaan kebun binatang taman Rimbo ini telah berlangsung sejak 2009 lalu. 

Ditambahkanya, anggaran untuk UPTD Taman Rimba tahun 2021 ini hanya sebesar Rp2,8 Miliar untuk pakan hewan, gaji pengelola. Sementara untuk perbaikan sarana dan prasarana tidak ada. 

"Satu-satunya jalan itu, harapan kami Biro Organisasi melanjutkan usulan pemindahan pengelolaan kebun Binatang ini ke Dinas Pariwisata," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved