Breaking News:

PDAM Tirta Mayang Sudah Punya 86 Ribu Pelanggan, Walikota Jambi Minta Tingkatkan Pelayanan

Kepada jajaran PDAM bidang kerusakan dan lain sebagainya ketika ada keluhan masyarakat tentang air, Fasha meminta untuk segera direspon dan ditangani.

Penulis: Rara Khushshoh Azzahro | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi/Rara
Walikota Jambi Syarif Fasha saat wawancara dengan wartawan. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Syarif Fasha, Walikota Jambi berkata cakupan pelayanan PDAM di Kota Jambi sudah mencapai 72 persen. Sedangkan PDAM di Kota Jambi sudan mencakup sekira 86.000 pelanggan.

Kepada jajaran PDAM bidang kerusakan dan lain sebagainya ketika ada keluhan masyarakat tentang air, Fasha meminta untuk segera direspon dan ditangani.

"Saya targetkan tambahan pelanggan itu 10 ribu sambungan. Sehingga tahun depan bisa diatas 100 ribu sambungan nantinya," katanya, Rabu (17/3/2021).

Baca juga: Seluruh Pejabat dan Kepala OPD di Muarojambi Divaksin Covid-19

Baca juga: Tribun Jambi Genap 11 Tahun: Semakin Atraktif Lewat Digital Activity

Baca juga: Kartu Prakerja Gelombang 15 Dibuka Pekan Ini, Syarat hingga Cara Buat Akun di www.prakerja.go.id

Terkait cakupan 72 persen tersebut, ia meminta sesuai rencana kerja anggaran perusahaan untuk tingkatkan lagi pada tahun ini.

Fasha sudah instruksikan jajaran direksi yang baru ini, untuk menandatangani kontrak kinerja, rencana kerja yang telah diusulkan.

Menjadi kendala saat ini yaitu pipa PDAM masih menggunakan pipa yang lama.

Pipa yang lama yaitu menggunakan pipa Asbestos Cement Pipe (ACP) atau pipa asbes.

"Itu jangka waktunya hanya maksimal 10 hingga 15 tahun. Sedangkan pipa di tempat kita ada yang 20 tahun, 25 tahun. Nah kadang kala pipa itu setiap hari rusak," jelasnya.

Jadi ketika ditambahkan tekanan air, pipa tersebut akan pecah. Selain itu jika ada mobil lewat, pipa tersebut juga akan pecah.

"Kadang kala, kesulitan kita itu tidak tahu karena tidak ada peta jaringan ini," kata dia.

Justru yang ada pipa jaringan, apabila ada pipa baru yang dipasang akan dibuat peta jaringan.Tetapi tidak dengan pipa lama.

Jadi sistemnya, menunggu pipa tersebut bocor baru akan diganti dan dibuat peta jaringan.

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved