Breaking News:

Berita Tanjabbar

Pak Janggut Pertahankan Budaya Buka Lahan dengan Cara Membakar Selama Solusi Biaya Tidak Ada

pembukaan lahan dengan cara dibakar masih dilakukan oleh sebagian masyarakat Tanjung Jabung Barat Provinsi Jambi

TRIBUNJAMBI/SAMSUL BAHRI
Pak Janggut satu di antara warga di Tanjung Jabung Barat Provinsi Jambi, yang hingga kini setia pada aktivitas buka lahan dengan cara bakar, yang menjadi tradisi turun temurun di masyarakat 

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Fenomena pembukaan lahan dengan cara dibakar masih dilakukan oleh sebagian masyarakat Tanjung Jabung Barat.

Bagi masyarakat kecil yang tidak punya modal besar, akan sulit membuka lahan dengan menggunakan alat berat, sebab sewa alat berat yang sangat mahal.

Sementara membuka lahan dengan cara menerbas akan sangat menghabiskan waktu yang sangat lama, dan biaya tenaga kerja juga yang tidak kecil. 

Aktivitas membakar lahan ini sering dilakukan ketika memasuki musim kemarau.

Cuaca panas di yakini memudahkan untuk membakar pohon-pohon kering dan dedaunan yang mengering.

Ini dilakukan selain menekan pengeluaran, dengan membakar diyakini juga nantinya tanaman yang akan di bakar akan tumbuh subur.

Inilah yang dipikirkan Palile (78) atau lebih di kenal dengan panggilan Pak Janggut.

Saat Tribun mengunjungi gubuk Pak Janggut ia bercerita sejak kecil telah ajarkan turun ke ladang oleh orangtuanya.

Budaya membakar lahan dengan cara dibakar adalah budaya turun temurun yang ia lanjutkan.

Budaya membuka lahan dengan cara membakar ini telah Ia terapkan selama dia hidup, dengan metode tradisional supaya api tidak merembet ke lahan di sekitarnya.

Halaman
1234
Penulis: Samsul Bahri
Editor: Suang Sitanggang
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved