Breaking News:

Berita Tanjabbar

Pak Janggut Ditaklukkan Kapolres Tanjab Barat Soal Kebiasaan Membakar Lahan

Pak Janggut, tokoh masyarakat yang selama ini menggunakan tradisi buka lahan dengan cara dibakar

TRIBUNJAMBI/SAMSUL BAHRI
Pak Janggut dan Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro 

Diakui Pak Janggut satu bulan setengah ini dirinya tidak lagi membakar lahan.

Ini juga sebagai janji yang Ia sampaikan kepada Kapolres untuk tidak membakar lahan dan mulai melakukan pengolahan pupuk kompos.

Diceritakan olehnya, biasanya hampir setiap hari Ia membakar lahan untuk kemudian di tanam.

Waktu yang dilakukan untuk membakar lahan seperti kondisi saat ini, ketika cuaca panas dan angin kencang.

Lagi-lagi baginya dengan membakar lahan ini akan menyuburkan tanaman yang akan ditanam.

"Sebulan setengah ini saya stop. Tidak bakar lahan, saya sampaikan juga ke anak angkat saya untuk tidak bakar lahan, kamu istirahat saja. Biasanya mereka jaga lahan kalo lahan itu saya bakar,"sebutnya

Kini, Pak Janggut mulai mengolah ranting-ranting tanaman serta daun-daun kering untuk di jadikan pupuk kompos.

Selain itu, Pak Janggut dan kelompoknya mulai melakukan penanaman, meskipun saat ini masih diberikan bimbingan bersama dengan personil polres dan penyuluh pertanian serta seorang ahli pertanian.

"Kalau biasanya kan sudah kita bakar langsung tanam. Kalo ini kan hal baru, jadi memang masih banyak belajar. Kita juga berharap hasilnya lebih banyak dari kita menggunakan lahan yang di bakar," katanya

Pak Janggut dan kelompoknya adalah satu diantara masyarakat di luar sana yang sudah lama mempertahankan budaya membakar lahan.

Halaman
1234
Penulis: Samsul Bahri
Editor: Suang Sitanggang
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved