Breaking News:

Mata Najwa

MATA NAJWA Memanas! Debat Seru Hinca Panjaitan dan Damrizal hingga Muncul Sosok Gatot Nurmantyo

Dalam program acara Mata Najwa yang sedang tayang saat ini, kisruh Partai Demokrat jadi bahasan yang akan dikupas Najwa Shihab, Rabu (10/3/2021) malam

kolase/tribunjambi.com
Mata Najwa malam ini jadi sorotan, tema yang diangkat tuai protes 

Yasonna menegaskan bahwa Kemenkumham akan objektif melihat dualisme pengurus di Partai Demokrat.

“Kita objektif menilainya dan tunggu saja hasilnya,” tegasnya.

Yasonna mengatakan, sudah mendapatkan laporan dari Dirjen Administrasi Hukum Umum (AHU) Kemenkumham, Cahyo Rahadian atas laporan Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY) yang datang menyerahkan berkas ke Kemenkumham mengenai KLB Partai Demokrat di Deli Serdang.

“Saat ini kami masih melihat masalah itu masih masalah internal Demokrat,” ungkapnya.

Yasonna kembali memastikan bahwa Ditjen AHU Kemenkumham akan bersikap objekif menilai berkas dualisme pengurus Partai Demokrat.

Katanya, baik pengurus kubu Moeldoko maupun AHY sudah menyerahkan berkas ke Kemenkumham.

“Kami akan menilai sesuai AD dan ART partai. Juga berdasarkan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku,” tegasnya.

Reaksi Mabes Polri

Kisruh Partai Demokrat turut membuat pihak kepolisian turut terlibat.

Kepala Divis Humas Polri Irjen (Pol) Argo Yuwono mengatakan, pihak kepolisian bakal mengecek informasi yang mengatakan bahwa ada dugaan ancaman dari intelijen kepolisian terhadap pengurus Partai Demokrat di daerah.

Ancaman itu disebut bertalian dengan gelaran kongres luar biasa (KLB) yang digagas sejumlah eks kader Partai Demokrat di Deli Serdang, Sumatera Utara.

"Kami cek dulu kebenarannya," ujar Argo dalam keterangannya, Selasa (9/3/2021).

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono pada konferensi pers
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono pada konferensi pers (Tangkapan Layar Youtube Kompas TV)

Menurut Argo, tugas pokok anggota Polri sebagaimana diamanatkan UU Nomor 2 Tahun 2002 yaitu memelihara dan memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Ia menegaskan, anggota Polri tidak berpolitik.

"Polri tidak berpolitik sehingga jangan diseret ke ranah politik. Tugas pokok Polri memelihara kamtibmas," ucap dia.

Argo pun mengatakan, jika kabar itu benar, anggota yang bersangkutan akan ditindak tegas.

(*)

SUMBER: TRIBUNNEWS

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved