Breaking News:

Pembongkaran Pasar Kito

DPMPTSP Kota Jambi Sebut Pasar Kito Ditertibkan Karena Tak Penuhi Syarat

"Pasar tersebut tidak memiliki izin operasional. Kemudian yang kedua bangunnya sifatnya non permanen serta tidak memiliki IMB," kata Fahmi.

Tribunjambi/Rara
Fahmi, Kepala DPMPTSP Kota Jambi 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pasar Kito Kota Jambi disegel lantaran tidak memiliki IMB dan izin usaha. Hal tersebut disampaikan oleh Fahmi, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Jambi.

Hari ini, Selasa (9/3/2021) pasar tersebut ditertibkan oleh petugas Satpol PP.

"Pasar tersebut tidak memiliki izin operasional. Kemudian yang kedua bangunnya sifatnya non permanen serta tidak memiliki IMB," kata Fahmi.

Baca juga: Besok Menteri Sosial Tri Rismaharini Datang ke Jambi, Ini Agendanya

Baca juga: Harga Emas Antam Hari Ini 9 Maret 2021 Rp 915.000 per gram & Harga Buyback Turun Rp 9.000

Baca juga: DPMPTSP Kota Jambi Beri Tanggapan Soal Lima Kios Kota Jambi yang Disegel Satpol PP

Lebih lanjut, bangunan tersebut sudah dibangun di daerah milik jalan (Damija).

Yaitu daerah yang ditentukan oleh Garis Sempadan Bangunan (GSB), sekian puluh meter dari jalan.

"Lokasi Damija seperti itu memang seharusnya dibebaskan dari bangunan. Biasanya fungsinya untuk parkir, atau lahan kebutuhan untuk perluasan jalan. Itu makanya kenapa harus ada Damija," ucapnya.

Maka dari itu, bagian-bagian Damija dilakukan penertiban juga.

Selain itu, ia berujar bahwa Pasar Kito Kota Jambi secara operasional Disperindag Kota Jambi belum pernah menerbitkan izinnya.

Jadi, tidak pernah ada rekomendasi yang keluar atas beroperasinya pasar tersebut. Karena secara teknis syarat-syarat tidak terpenuhi atas terbentuknya sebuah pasar yang dinamakan Pasar Kito itu.

Penulis: Rara Khushshoh Azzahro
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved