Breaking News:

Berita Nasional

Cerita Jenderal Gatot Nurmantyo Diajak Kudeta Partai Demokrat & Kenang Jasa Besar SBY di Militer

Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo punya cerita kalau ia pernah didatangi seseorang untuk mengajak kudeta Partai Demokrat.

Istimewa
Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo ketika mencium tangan Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono. Cerita Jenderal Gatot Nurmantyo Diajak Kudeta Partai Demokrat, Kenang Jasa Besar SBY di Militer 

Cerita Jenderal Gatot Nurmantyo Diajak Kudeta Partai Demokrat & Kenang Jasa Besar SBY di Militer

TRIBUNJAMBI.COM - Kongres Luar Biasa (KLB) kubu kontra-AHY yang menunjuk Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko menjadi Ketua Umum Partai Demokrat.

Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo punya cerita kalau ia pernah didatangi seseorang untuk mengajak kudeta Partai Demokrat.

Gatot Nurmantyo mengenang jasa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di dunia kemiliteran untuknya sangat besar.

Siapa Defy Eviyana, Pengganti Amanda Manopo Saat Jadi Andin di Ikatan Cinta, Bukan Orang Sembarangan

Moeldoko Diminta Mundur dari KSP, Ngabalin Ucapkan Selamat Karena Terpilih sebagai Ketum Demokrat

Update Lengkap Daftar Harga Sembako di Jambi Pantauan Disperindag Hari Ini (8/3/2021)

Gatot Nurmantyo yang juga Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) mengaku pernah didatangi seseorang untuk terlibat dalam upaya kudeta atau penggulingan inskonstitusional terhadap Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY) dari kursi Ketua Umum Partai Demokrat.

Pernyataan ini Gatot Nurmantyo dalam sesi wawancara di kanal Youtube Bang Arief pada Jumat (5/3/2021), tepatnya sebelum pelaksanaan

"Ada juga yang datang sama saya. Datang, 'Wuh, menarik juga'. Saya bilang, gimana prosesnya? 'Begini Pak, nanti kita bikin KLB. KLB terus gimana? Ya nanti visi yang dilakukan adalah kita mengganti AHY dulu. Mosi tidak percaya, AHY turun. Setelah turun, baru pemilihan', 'Bapak nanti pasti deh begini, begini'. Oh begitu ya, saya bilang begitu gitu," ujar Gatot dilansir dari video di akun Instagram miliknya, @nurmantyo_gatot, Minggu (7/3/2021).

Susilo Bambang Yudhoyono, Moeldoko, Gatot Nurmantyo
Sumber: KOMPAS/TRIBUNNEWS/CAPTURE CHANNEL BANG ARIEF
Susilo Bambang Yudhoyono, Moeldoko, Gatot Nurmantyo Sumber: KOMPAS/TRIBUNNEWS/CAPTURE CHANNEL BANG ARIEF (KOLASE TRIBUN JAMBI)

Setelah mendengar tawaran tersebut, mantan Panglima TNI itu justru langsung mengingat sosok Presiden ke-6 sekaligus Ayahanda AHY, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). "

Saya bilang menurunkan AHY, saya bilang gini lho, 'Saya ini bisa naik bintang satu, bintang dua, taruh lah itu biasalah. Tapi kalau begitu saya naik bintang tiga itu Presiden pasti tahu kan gitu. Kemudian jabatan Pangkostrad, pasti Presiden tahu. Apalagi Presidennya tentara waktu itu Pak SBY ya kan. Tidak sembarangan gitu," kata Gatot.

Apa Arti Gohosting? Jadi Trending Topik Twitter saat Hubungan Kaesang dan Felicia Kandas

Naik 38 Persen, Harga Cabai Merah di Jambi Capai Rp 55 Ribu Per Kilogram

Pemkab Tebo Tiadakan Kegiatan Serenonial Tablig Akbar dan Safari Ramadhan, Ini Tujuannya

"Bahkan saya Pangkostrad dipanggil oleh SBY ke Istana, 'Kamu akan saya jadikan Kepala Staf Angkatan Darat'. Karena saya terima kasih atas penghargaan ini dan akan saya pertanggungjawabkan. 'Laksanakan tugas dengan profesional. Cintai prajuritmu dan keluarga dengan segenap hati dan pikiranmu. Itu saja, selamat'. Beliau tidak titip apa-apa, tidak pesan lainnya lagi," sambung Gatot.

Halaman
12
Editor: Rahimin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved