Breaking News:

Fakta Baru Kematian Gadis Bandung di Hotel, Diduga Tewas oleh Pembunuh Bayaran: Pasutri Ditangkap

gadis 17 tahun yang tewas di hotel diduga dibunuh oleh pembunuh bayaran dengan cara sadis. Kini pelaku pasutri sudah ditangkap pihak kepolisian

Editor: Rohmayana
ist
Petugas Satreskrim Polres Kediri Kota memeriksa kamar 421 sebuah hotel yang menjadi TKP pembunuhan gadis Bandung, Rabu (3/3/2021). Update faktanya ada di artikel ini (surya/didik mashudi) 

Dari penjelasan dokter forensik RS Bhayangkara yang melakukan otopsi untuk mengetahui kondisi luka dibutuhkan visum dalam tidak hanya visum luar.

Sementara pelaksanaan visum harus mendapat persetujuan dari pihak keluarganya.

"Dari luar lukanya terlihat kecil tidak terlihat. Makanya kita harus menghubungi keluarga korban. Setelah diberi tahu keluarga korban menerima, dan setuju untuk otopsi," jelasnya.

AKP Verawati Thaib juga membenarkan jika korban memiliki penanda tatto di bagian tubuhnya.

Dari foto yang beredar di sejumlah media sosial, Mira diketahui memiliki tatto di bagian dada sebelah kiri bertuliskan namanya.

"Iya ada tatto. Tapi bukan nama sebenarnya, karena korban masih anak-anak kami tidak bisa menjelaskan namanya. Inisialnya saja M," jelasnya.

Baca juga: Kok Bisa Gisel dan Nobu Kompak Tidak Hadir Sidang Kasus Vidro Syur: Ada Keperluan Tak Bisa Ditinggal

Tewas Bersimbah Darah

Seorang wanita muda ditemukan tewas mengenaskan.

Korban diketahui berinisial M itu ditemukan tewas di kamar 421 yang berada di sebuah hotel wilayah Kediri.

Saat ini, jasad perempuan asal Jawa Barat itu sudah dievakuasi oleh petugas ke rumah sakit untuk dilakukan otopsi.

Penyebab, kematian korban di kamar 421 itu hingga saat ini masih menjadi misteri.

M, seorang wanita muda yang ditemukan tewas ternyata belum lama melakukan chek in.

Korban check in pada Minggu (28/2/2021) sekitar pukul 13.00 WIB.

Sedangkan kasus pembunuhan baru dilaporkan petugas hotel kepada aparat kepolisian pukul 16.45 WIB.

Kapolres Kediri Kota AKBP Eko Prasetyo saat dikonfirmasi menjelaskan, pihaknya sudah memeriksa 3 orang saksi dalam kasus tersebut.

Hingga saat ini, pihaknya masih mendalami kasus tersebut.

"Saat ini ada 3 saksi yang kami mintai keterangan." terang Kapolres mengutip Kompas.com.

Sejumlah barang bukti yang diamankan petugas dari dalam kamar Hotel Lotus Kota Kediri, Minggu (28/2/2021) malam.
Sejumlah barang bukti yang diamankan petugas dari dalam kamar Hotel Lotus Kota Kediri, Minggu (28/2/2021) malam. (surya.co.id/didik mashudi)

Luka Tusuk 

Dari hasil otopsi mayat korban ditemukan luka-luka akibat senjata tajam di sekujur tubuhnya.

Kasat Reskrim Polres Kediri Kota AKP Verawati Thaib menjelaskan, dari hasil otopsi ditemukan banyak luka akibat senjata tajam.

"Dari hasil visum dokter ada 7 luka tusuk dan 2 luka sayat," ungkap AKP Verawati Thaib kepada sejumlah awak media di Mapolres Kediri Kota, Rabu (3/3/2021).

Luka yang mengakibatkan korban meninggal akibat tusukan di bagian pinggang karena mengakibatkan organ dalam pecah dan korban kehabisan darah.

"Itu penyebab kematiannya," jelasnya.

Sementara dua luka tusuk di bagian leher, 2 punggung dan 3 di bagian pinggang kanan yang mengenai organ dalam.

Sejauh ini petugas masih mencari barang bukti senjata tajam yang digunakan pelaku untuk menghabisi korban.

Disisi lain, polisi menyebut berdasarkan hasil visum dokter forensik RS Bhayangkara Kediri, tidak ditemukan bekas persetubuhan.

"Dari hasil visum tidak ada. Dari dokter menjelaskan bahwa tidak ada ke arah hubungan seksual, meski ada kondom bekas pakai," jelasnya.

Darah Berceceran

Saat melakukan olah TKP polisi menemukan darah korban berceceran hingga di lantai kamar hotel tersebut.

Penyidik dan petugas identifikasi Polres Kediri Kota mengamankan belasan barang bukti yang ditemukan dari dalam hotel tempat berlangsungnya pembunuhan.

Kondisi kamar juga terlihat acak-acakan karena sejumlah barang terlihat berserakan di lantai.

Diduga ada perlawanan dari korban sebelum dihabisi pelaku.

Sementara darah korban juga terlihat berceceran di lantai kamar hotel.

Korban mengalami luka yang mengakibatkan kematian akibat pukulan dengan benda keras di kepala bagian belakang.

Ada dugaan korban dihantam dengan asbak atau botol.

Kedua barang bukti tersebut telah diamankan.

Namun untuk memastikan penyebab kematian korban Kapolres Kediri Kota AKBP Eko Prasetyo masih menunggu selesainya hasil visum et repertum petugas medis RS Bhayangkara.

Ilustrasi tewas
Ilustrasi tewas (Pixabay.com)

Polisi Amankan Alat Kontrasepsi

Ada sejumlah temuan di lokasi kejadian yang turut diamankan oleh polisi untuk mengungkap kasus pembunuhan di kamar 421 tersebut.

Salah satu barang bukti yang telah diamankan petugas alat kontrasepsi.

Benda berukuran kecil itu turut diamankan untuk proses penyelidikan dan bagian dari barang bukti di TKP

"Ya tadi ditemukan satu alat kontrasepsi," jelas Kapolres.

Korban pembunuhan di kamar 421 Hotel Lotus Kota Kediri ternyata tidak datang sendirian saat menginap di Hotel Lotus.

Kabarnya ada rekan korban yang bertindak selaku pemesan kamar.

(TribunnewsBogor.com/Kompas.com/Surya.co.id)

Artikel ini telah tayang di tribunnewsbogor.com dengan judul Fakta Baru Kematian Gadis Bandung, Diduga Tewas di Tangan Pembunuh Bayaran: Pasutri Ditangkap,
Penulis: Damanhuri

Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved