Breaking News:

Pelaku Curanmor di Muarojambi Ditembak

BREAKING NEWS Tiga Pelaku Curanmor di Muarojambi di-Dor Polisi, Menahan Kesakitan dan Mendekam

Ia mengimbau kepada masyarakat, apabila merasa kehilangan motor, untuk mengecek di Polsek Jaluko dengan membawa dokume lengkap.

(tribun jambi.com/ Hasbi Sabirin)
Pelaku Curanmor di Muarojambi Ditembak 


TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI-Tiga orang tersangka komplotan sepessialis curanmor yang kerap terjadi di wilayah Kabupaten Muarojambi harus menahan kesakitan dan mendekam di Mapolsek Jaluko.

Pasalnya ketiga orang ini sudah dihadiahi peluru panas oleh polisi, karena melakukan perlawan saat hendak ditangkapan.

Ketiga tersangka itu, yakni LG (39) warga Sumatera Selatan, PG (31) dan RD (36) warga Kabupaten Tebo, sedangkan dua orang rekannya menjadi buron alias DPO Polisi.

Seperti yang disampaikan Kapolres Muarojambi, AKBP Ardiyanto dalam presrillis menjelaskan, penangkapan tiga tersangka kelompok curanmor tersebut dilakukan Polsek Jaluko pada Minggu (28/2/21) di  jalan Nees, Kecamatan Jaluko, Kabupaten Muarojambi.

Mereka ditangkap usai menjalankan aksinya, dalam melakukan penangkapan, para tersangka tersebut sempat melakukan perlawanan dan mencoba melarikan diri.

"Akhirnya, petugas terpaksa melakukan tindakan tegas dan terukur menembak ketiga kaki tersangka itu,"kata Kapolres Muarojambi AKBP Ardiyanto Kamis (4/3/21).

Ia juga mengatakan berdasarkan pengakuan dari ketiga tersangka ini telah beraksi lebih dari 10 TKP yang berada di wilayah Kabupaten Muarojambi.

Adapun modus dalam menjalankan aksinya para tersangka ini dengan mengambil barang di rumah korban, kemudian disembunyikan di semak-semak, setelah dinilai aman, kendaraan tersebut didatangi pada esokan harinya.

"Barang bukti saat ini yang sudah kita amankan sebanyak 4 unit kendaraan sepeda motor, kita juga masih melakukan pengembangan, karena berdasarkan hasil penyidikan, masih ada tersangka lainnya sebanyak 2 orang dan ditetapkan sebagai DPO, salah satunya memiliki senjata api,"ungkapnya.

Ia juga mengatakan para tersangka ini dijerat dengan pasal 363 KUHPidana dengan ancaman diatas lima tahun penjara.

Ia mengimbau kepada masyarakat, apabila merasa kehilangan motor, untuk mengecek di Polsek Jaluko dengan membawa dokume lengkap.

(Tribunjambi.com/ Hasbi Sabirin)

Baca juga: VIDEO Masyarakat Tuntut Pertamina Hingga Blokade Jalan, Ini Sikap Pemkot Jambi

Baca juga: Emmy, IRT di Batanghari Asal Desa Terusan Jadi Terdakwa Korupsi Asuransi Petani Senilai Rp700 juta

Baca juga: Vaksinasi Tahap Dua Tebo Dimulai Pekan Depan, Jatah ASN, TNI dan Polri

Penulis: Hasbi Sabirin
Editor: Nani Rachmaini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved