Breaking News:

Berita Bungo

Waspada Karhutla, Bupati Mashuri: Jangan Membuka Lahan dengan Cara Dibakar

Menindaklanjuti hal itu, Pemerintah Kabupaten Bungo bersama unsur terkait seperti TNI, Polri melakukan apel gabungan siaga karhutla

Muzakkir
Apel siaga karhutla di Bungo 

TRIBUNJAMBI.COM, BUNGO - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jambi mendeteksi jika saat ini sudah memasuki musim kemarau.

Memasuki musim kemarau ini, semua elemen diminta untuk tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan, karena bisa berdampak buruk bagi kesehatan dan lingkungan.

Menindaklanjuti hal itu, Pemerintah Kabupaten Bungo bersama unsur terkait seperti TNI, Polri melakukan apel gabungan siaga karhutla.

Apel yang dipimpin langsung oleh Bupati Bungo H Mashuri itu bertujuan untuk memastikan kesiap siagaan Kabupaten Bungo dalam menanggulangi kebakaran hutan dan lahan, sehingga setiap instansi & pemangku kepentingan yang tergabung didalam Satgas Karhutla Kabupaten Bungo dapat mempersiapkan segala sesuatunya seperti sarana dan prasarana serta sumber daya yang ada.

Menurut Mashuri, agar bencana kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Bungo dapat dicegah sejak dini, antara stakeholder terkait sudah semestinya dapat berkoordiansi dan berkolaborasi.

Katanya, pencegahan dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan ini menjadi tanggung jawab semua pihak.

"Artinya penanganan penanggulangan bencana tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah saja namun perlu didukung dan komitmen yang kuat dari pihak Polri, TNI, masyarakat, serta pelaku usaha pertanian perkebunan dan pertambangan," kata Mashuri dalam sambutannya.

Sejak tahun 2021 ini, di Kabupaten Bungo telah terdapat dua kebakaran lahan milik warga. Pertama di kelurahan candika keluaran Rimbo Tengah dan bukit Pucung Dusun sekampil Kecamatan Pelepat.

Katanya, lebih dari 99 persen kebakaran hutan dan lahan disebabkan oleh ulah manusia baik secara sengaja maupun tidak sengaja atau karena kelalaian. Untuk itu dirinya menghimbau kepada masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar.

"Jangan ada yang membuka lahan dengan cara dibakar," tegasnya. (*)

Penulis: Muzakkir
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved