Breaking News:

Berita Nasional

Mantan Sekretaris Mahkamah Agung Dituntut 12 Tahun Penjara, Terima Suap dan Gratifikasi Rp 83 Miliar

Nurhadi, Mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) dituntut Jaksa Penuntut Umum 12 tahun penjara. Menantu Nurhadi, dituntut 11 tahun penjara

TRIBUNNEWS/HERUDIN
Mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi (kanan) dan menantunya Rezky Herbiyono memakai baju tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Selasa (2/6/2020). Mantan Sekretaris Mahkamah Agung Dituntut 12 Tahun Penjara, Terima Suap & Gratifikasi Rp 83 Miliar 

Mantan Sekretaris Mahkamah Agung Dituntut 12 Tahun Penjara, Terima Suap & Gratifikasi Rp 83 Miliar

TRIBUNJAMBI.COM - Nurhadi, Mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) dituntut Jaksa Penuntut Umum 12 tahun penjara.

Selain dituntut 12 tahun penjara, juga ditambah denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan kurungan.

Sedangkan Rezky Herbiyono yang merupakan menantu Nurhadi, dituntut 11 tahun penjara ditambah denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan kurungan.

JPU menilai Nurhadi dan menantunya terbukti menerima suap sebesar Rp 45,7 miliar dari Direktur Utama PT Multicon Indrajaya Terminal (MIT) 2014-2016 Hiendra Soenjoto serta menerima gratifikasi dari sejumlah pihak sejumlah Rp 37,287 miliar.  Hampir Rp 83 Miliar.

Penyidik KPK Temukan Uang Tunai Saat Geledah Rumah Pribadi Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah

Kakak Kandung di Solo Siksa Wanita Cantik di Depan Ibu, Badan Korban Luka dan Penuh Lebam

Siapa Ferry Ellas, Anah Buah Joni Botak Yang Tewas Dalam Baku Tembak Dengan TNI-Polri di Papua

"Menuntut supaya majelis hakim pengadilan tindak pidana korupsi ( Tipikor) menyatakan terdakwa Nurhadi dan Rezky Herbiyono terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama," ungkap JPU pada Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) Lie Putra Setiawan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (2/3/2021) malam, dikutip dari Antara.

Nurhadi dan Rezky juga dituntut untuk membayar uang pengganti dengan total Rp 83,013 miliar.

Dengan ketentuan, harta benda milik kedua terdakwa akan dilelang untuk menutupi uang pengganti apabila tidak dibayarkan dalam waktu satu bulan setelah putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap atau inkrah.

Vila milik mantan Sekretaris Mahkamah Agung, Nurhadi, berdiri megah di Desa Sukamanah, Megamendung, Bogor, Jawa Barat, Kamis (20/2/2020).
Vila milik mantan Sekretaris Mahkamah Agung, Nurhadi, berdiri megah di Desa Sukamanah, Megamendung, Bogor, Jawa Barat, Kamis (20/2/2020). (Warta Kota/Alex Suban (Warta Kota/Alex Suban))

"Dalam hal terdakwa tidak punya harta yang cukup untuk membayar uang pengganti maka dipidana penjara selama 2 tahun," ujar jaksa Lie.

JPU bilang, hal yang meringankan adalah kedua terdakwa belum pernah dihukum. 

Halaman
12
Editor: Rahimin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved