Breaking News:

Berita Selebritis

Kronologi Mark Sungkar Terjerat Korupsi, Rugikan Negara Rp Rp 694 Juta Berawal dari Asian Games 2018

Mark Sungkar terjerat kosus korupsi. Mark Sungkar yang juga Mantan Ketua umum Pengurus Pusat Federasi Triatlon Indonesia (PPFTI), didakwa merugikan

ist
Mark Sungkar dan Shireen Sungkar dan Zaskia Sungkar 

TRIBUNJAMBI.COM - Mark Sungkar terjerat kosus korupsi.

Mark Sungkar yang juga Mantan Ketua umum Pengurus Pusat Federasi Triatlon Indonesia (PPFTI), didakwa merugikan keuangan negara senilai Rp 694.900.000.

Ayah Shireen dan Zazkia Sungkar ini didakwa atas laporan keuangan fiktif kegiatan dana Pelatihan Nasional (Pelatnas) Asian Games 2018 di Bandung, Jawa Barat.

Baca juga: Harga Emas Hari Ini 3 Maret 2021 di Pegadaian, Harga Emas UBS Rp 913.000 per gram

Baca juga: Ikatan Cinta 3 Maret 2021: Elsa Makin Nelangsa, Terkuak Alasan Rendy Loyal dengan Aldebaran

Lantas bagaimana kronologi sebenarnya?

Menurut pernyataan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Mark Sungkar telah memuat laporan bukti belanja akomodasi palsu pada kegiatan pelatnas di The Cipaku Garden Hotel.

"Terdakwa telah membuat laporan pertanggungjawaban keuangan yang terdapat bukti/ dokumen fiktif berupa belanja akomodasi kegiatan di The Cipaku Garden Hotel, Bandung, Jawa Barat," ujar Jaksa Nopriyadi di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (2/3/2021).

Mark Sungkar disebut tidak segera mengembalikan dana sisa kegiatan ke kas negara yang ditransfer oleh pihak The Cipaku Garden Hotel.

Baca juga: Sedang Hamil Tua, Bunga Tetap Melayani Pelanggan, Semalam Hanya Dapat Rp 100-150 Ribu

Perbuatan itu dianggap bertentangan dengan Peraturan Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Nomor 1047 Tahun 2017 tentang Petunjuk Teknis Penyaluran Bantuan Pemerintah dalam Akun Belanja Barang Lainnya untuk Diserahkan kepada Masyarakat/ Pemerintah Daerah Guna Program Peningkatan Prestasi Olahraga Nasional.

Tidak hanya itu saja, mantan suami Fanny Bauty ini juga menyampaikan laporan penggunaan yang diterima oleh PPFTI melebihi waktu 14 hari setelah kegiatan selesai.

Hal ini disebut bertentangan dengan peraturan soal petunjuk teknis penyaluran bantuan pemerintah.

Halaman
123
Editor: Suci Rahayu PK
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved