Breaking News:

Berita Tanjabtim

Kapal Roro Rangkayo Hitam 8 Tahun Mangkrak, akan Kembali ke Kementrian

Kemudian biaya operasional yang cukup tinggi juga menjadi kendala untuk penggunaannya.

Abdullah usman
Kapal Roro Rangkayo Hitam yang saat ini bersandar di Pelabuhan Dermaga Rantau Indah sejak 8 tahun lalu 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Delapan tahun mangkrak di dermaga Kelurahan Rantau Indah, Kecamatan Dendang, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Roro Rang Kayo Hitam akan dikembalikan ke Kementerian Perhubungan.

Dikatakan Sekretaris Dinas Perhubungan Tanjabtim, Rizaldi saat diwawancarai sejumlah awak media mengatakan, bahwa awalnya bantuan kapal tersebut diperuntukan untuk transportasi penyeberangan antara Kecamatan Muara Sabak Barat dan Muara Sabak Timur sebelum adanya Jembatan Muara Sabak (JMS).

"Jadi karena sudah tercover nya transportasi penyeberangan dengan adanya pembangunan JMS, maka kapal Roro itu rencananya akan dikembalikan," katanya.

Lanjutnya, kapal yang sejatinya akan dihibahkan ke Pemkab Tanjabtim pada tahun 2011 silam tersebut, kondisinya saat ini dalam keadaan rusak dan tidak bisa dioperasikan lagi.

Dijelaskannya, bahwa Pemkab Tanjabtim juga mendapat penawaran, apakah nanti setelah diperbaiki kapal tersebut akan dipergunakan di Kabupaten Tanjabtim atau diserahkan kembali. Mengingat untuk transportasi penyeberangan sudah tercover oleh jembatan.

"Jadi untuk pengoperasiannya kita kembalikan ke kementerian dan akan diserahkan kepada daerah-daerah yang lebih membutuhkan dengan kontur kapal seperti itu," jelasnya.

Terkait kondisi kapal yang mangkrak tersebut, dijelaskan Rizaldi, kapal Roro terbengkalai tersebut karena kapal itu perlu Docking berat dengan biaya yang besar. 

Selain itu, pihaknya juga tidak memiliki SDM yang pengetahuannya lebih tentang kapal tersebut. Kemudian biaya operasional yang cukup tinggi juga menjadi kendala untuk penggunaannya.

"Maka dari itu, untuk perbaikannya diserahkan semuanya kepada pihak kementerian," sebutnya.

Pemkab Tanjabtim saat ini tidak bisa menganggarkan untuk Docking ringan maupun berat. Karena status kapal itu sendiri baru berita acara dan serah terima operasional, belum hibah. (usn)

Baca juga: Menabung Selama Lima Tahun, Tetangga Membantu Pria ini Bongkar Tabungannya, Segini Hasilnya

Baca juga: Promo Indomaret Hari Ini 3 Maret 2021, Diapers Fair Beras 5kg Rp53.900 Minyak Goreng 2L Rp21.200 DLL

Baca juga: Pria Kaya Asal Jepang ini Cari 8 Seniman Diseluruh Dunia untuk Mengelilingi Bulan, ini Kriteriannya

Penulis: Abdullah Usman
Editor: Nani Rachmaini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved