Breaking News:

Berita Tanjabbar

Inspektorat Tanjabbar Pastikan Pembangunan Tak Sesuai DPA Menyalahi Aturan

Encep menyebutkan bahwa DPA adalah dasar dari pelaksanaan dan penggunaan anggaran. Sehingga memang jika ada pembangunan yang tidak sesuai dengan DPA a

Tribunjambi/Samsul Bahri
Kepala Inspektorat Tanjabbar, Encep Zarkasi 

TRIBUNJAMBI.COM, KUALATUNGKAL - Inspektorat Tanjabbar memastikan bahwa jika ada pelaksanaan pembangunan yang tidak sesuai dengan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA).

Hal ini disampaikan oleh Kepala Inspektorat Tanjabbar, Encep Zarkasi, Rabu (3/3).

Encep menyebutkan bahwa DPA adalah dasar dari pelaksanaan dan penggunaan anggaran. Sehingga memang jika ada pembangunan yang tidak sesuai dengan DPA artinya tidak mempedomani aturan yang ada tentu itu adalah kesalahan.

Baca juga: Sosok ini Benarkan SBY Lakukan Kudeta Terhadap Anas Urbaningrum pada 2013 Silam

Baca juga: VIDEO Viral Pria Disabilitas 32 Tahun Tetap Semangat Bersekolah Dengan Seragam Lengkap

Baca juga: Memasuki Musim Kemarau, Satgas Karhutla Gelar Simulasi Penanganan Karhutla di Polres Muarojambi

"Kan sisi perencanaan sebelum pembangunan itu tentu ada, dan seharusnya dari segi pelaksanaan yang jadi pedomannya itu. Seandainya ada perubahan pun tentu ada mekanisme atau prosedur yang sesuai dengan aturan,"jelasnya

"Apalagi jika memang telah disebutkan dalam DPA lokasinya. Kalo pun tidak tersebut kan lokasinya, pelaksanaan itu harus ada mekanisme yang benar juga. Pemilihan atau pengalihan lokasi itu juga harus sesuai mekanisme, anggaran itu kan di tentukan dengan DPRD,"tambahnya

Sementara itu, dikaitkan dengan adanya permasalahan pembangunan jalan rigid beton di Blok E menuju RT 20 BTN Pengabuan, Kelurahan Tungkal III. Encep menyebutkan bahwa pihaknya akan melakukan pemeriksaan secara administrasi terlebih dahulu terkait dengan dokumen pelaksanaan pembangunan.

"Ini kami belum melihat dokumen atau data-data nya. Kita akan lihat dulu dan akan kita pelajari lebih dulu apakah sesuai dengan mekanismenya. Karena yang saya dengar ini kan ada pemindahan lokasi dan ini yang ingin kita lihat dokumennya dan kita pelajari,"ungkapnya

"Setiap ada kesalahan tentu ada pertanggungjawaban atau sanksi.
Kalo ada pelaksanaan yang tidak sesuai atau berbeda dengan aturan atau dokumen yang ada maka jelas itu salah,"tegasnya

Sebelumnya diberitakan pembangunan Jalan Rabat Beton di bangun di RT 20 BTN Pengabuan, Kelurahan Tungkal III, Kabupaten Tanjung Jabung Barat mendapat protes dari masyarakat RT 04 Blok E. Hal ini lantaran pembagunan jalan yang tengah di kerjakan tersebut seharusnya di bangun di RT 04 Blok E.

Terhadap permasalahan ini juga di tindaklanjuti oleh DPRD Kabupaten Tanjabbar. Dimana akhirnya ada kesepakatan Adapun jalan yang tidak sesuai dengan DPA tersebut di hentikan. Sementara sisa dari pekerjaan jalan yang belum di selesaikan tersebut akan di alihkan ke Blok E menuju RT 20.

Penulis: Samsul Bahri
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved