Breaking News:

Berita Muarojambi

Di Sungai Gelam Kejari Muarojambi Tegaskan Ancaman Hukum Bagi Pelaku Buka Lahan dengan Cara Membakar

Menurutnya selain membuka lahan dengan cara membakar bisa menganggu kesehatan dan perekonomian bahkan bisa di penjara, harapannya kedepan..

Hasbi sabirin
Kejaksaan Negeri Muarojambi, Sosialisasi Karhutla, Ini Ancaman Hukum Bagi Pelaku Buka Lahan dengan Cara Membakar 

TRIBUNJAMBI.COM,SENGETI-Sebelumnya kejaksaan Negeri Muarojambi melakukan sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan di Kecamatan Kumpeh.

Pada hari ini Rabu (3/3/21) mereka kembali melakukan sosialisasi karhutla di Kecamatan Sungai Gelam Kabupaten Muarojambi.

Dalam sosialisasi ini terlihat dihadiri Kepala Kejaksaan Negeri Muarojambi Meilinda didampingi Kasi Intel nya Ahmad Fauzan.

Dalam sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan ini Kejaksaan Negeri Muarojambi sebagai fasilitator dan mengedukasikan kepada masyarakat tentang ancaman hukum bagi pelaku yang sengaja melakukan membuka lahan dengan cara membakar.

Seperti yang disampaikan oleh Kepala Kejaksaan Negeri Muarojambi Meilinda menyampaikan.

Pada hari ini kegiatan sosialisasi bertempat di Kantor Camat Sungai Gelam Kabupaten Muarojambi dihadiri pihak Disbunnak, BPBD, dan Pemerintah kecamatan dan Pemerintah Desa setempat.

"Kegiatan yang kita laksanakan pada hari hari ini merupakan tanggungjawab kita bersama dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan dengan melibatkan seluruh Stakeholder terkait,"kata Meilinda.

Ia juga mengatakan, sosialisasi karhutla  ini dilakukan agar masyarakat dan pelaku usaha menyadari bahwa kebakaran hutan dan lahan sangat mengganggu kesehatan masyarakat dan dapat merusak ekosistem yang tidak ternilai harganya.

"Jika para pelaku berani melakukan pembakaran hutan dan lahan akan di ancam pasal 18 Undang-undang nomor : 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dengan ancaman hukuman penjara paling singkat 3 tahun dan maksimal 10 tahun ditambah denda paling sedikit 3 miliar dan paling banyak 10 miliar,"ungkapnya.

Sementara camat Sungai Gelam Abdul Hakim Mahdi mengucapkan terimakasih kepada Kejaksaan Muarojambi yang telah memfasilitasi kegiatan pencegahan karhutla di Sungai Gelam.

"Karena dengan diadakannya kegiatan ini bisa membuka wawasan masyarakat kita, dan juga memberikan penerangan hukum bagi masyarakat agar tidak melakukan membuka lahan dengan dicara dibakar,"kata camat Sungai Gelam.

Menurutnya selain membuka lahan dengan cara membakar bisa menganggu kesehatan dan perekonomian bahkan bisa di penjara, harapannya kedepan agar Kejari Muarojambi bisa melakukan kegiatan sosialisasi ini ke kecamatan lainnya yang ada di Muarojambi.

(tribunjambi.com/ Hasbi Sabirin)

Baca juga: Detik-detik Rina Gunawan Dipasang Ventilator, Teddy: Terakhir Saat Video Call 10 Detik

Baca juga: UIN Jambi Tanda Tangani Perjanjian Kerjasama dengan PMI dan Kopertis

Penulis: Hasbi Sabirin
Editor: Nani Rachmaini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved