Breaking News:

NASIB Nasabah BCA Harus Dipenjara setelah Terima Salah Transfer Rp 51 Juta, Dikira Komisi Jual Mobil

Nasib seorang nasabah BCA harus mendekam dipenjara karena menerima salah transfer sebesar Rp 51 juta dari bank BCA.

ist
Adik terdakwa Ardi Pratama, Tio Budi Satrio didampingi tim kuasa hukum mencari keadilan terhadap proses hukum kakaknya, Senin (22/2/2021), terkait kasus BCA salah trasfer (SURYA.CO.ID/Firman Rachmanudin) 

TRIBUNJAMBI.COM, SURABAYA-- Nasib seorang nasabah BCA harus mendekam dipenjara karena menerima salah transfer.

Ardi Pratama, warga Surabaya, Jawa Timur, ini seorang nasabah BCA yang mengira dirinya menerima uang komisi dari bisnis jual beli mobil.   

Ternyata, uang Rp 51 juta yang masuk ke rekening BCA miliknya tersebut adalah uang salah transfer dari seseorang teller bank. 

Akibatnya, keluarga Adri Prtama yaitu istri dan anak-anaknya yang rata-rata masih berusia balita kini makin terpuruk.

Hal ini karena Ardi yang biasanya menjadi tulang punggung keluarga kini ada didalam penjara.

Anak dan istri Ardi kini hanya mengandalkan bantuan tetangga untuk bisa makan.

Baca juga: Lowongan Kerja Magang di BCA Selama 1 Tahun, Ini Syarat dan Link Pendaftarannya

Baca juga: Kaget Ada Uang Rp 51 Juta, Ardi Mengira Komisi Penjualan Mobil, Ternyata Pihak BCA Salah Transfer

3 anak masih balita, istri tak kerja

Ardi Pratama memiliki satu istri bernama Devi serta tiga anak yang masih kecil.

Adik kandung Ardi, Tio Budi Satrio mengatakan, anak sulung Ardi berusia 5 tahun, anak keduanya 4 tahun dan si bungsu berusia 2 tahun.

Sang istri selama ini tidak bekerja lantaran harus menjaga anak-anaknya.

Halaman
1234
Editor: Rohmayana
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved