Breaking News:

Istri Melahirkan, Gara-gara Film Dewasa, Pria di Denpasar Nodai Putri Kandungnya

Seorang pria bernama I Wayan S (29) sehingga nekat menodai anak kandungnya, inisial PF yang berumur delapan tahun.

Ilustrasi pencabulan (Tribun Lampung/Dody Kurniawan)
Istri Melahirkan, Gara-gara Film Dewasa, Pria di Denpasar Nodai Putri Kandungnya 

TRIBUNJAMBI.COM, DENPASAR - Seorang pria bernama I Wayan S (29) sehingga nekat menodai anak kandungnya, inisial PF yang berumur delapan tahun.

Pelaku merupakan seorang pria asal Bangli yang nekat berbuat asusila saat istri melahirkan.

Perkembangan kasus ini, wayan jadi terdakwa di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Kamis, 25 Februari 2021.

Ancaman pidana penjara selama 15 tahun menanti Wayan.

"Terdakwa I Wayan S sudah menjalani sidang dakwaan.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) mendakwa terdakwa dengan dakwaan alternatif. Dengan ancaman pidana hingga 15 tahun penjara," jelas Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar, I Wayan Eka Widanta saat dikonfirmasi melalui telpon genggamnya. 

Dalam penjelasannya, Eka Widanta, dalam dakwaan pertama JPU menyebut terdakwa dinilai melanggar Pasal 81 Ayat (2), Ayat (3)  UU RI No. 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU No.1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU No.23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Jo. Pasal 64 ayat (1) KUHP. 

"Atau kedua, perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan dengan ancaman pidana pada Pasal 82 Ayat (1), Ayat (2)  UU RI No. 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU No.1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU No.23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Jo. Pasal 64 ayat (1) KUHP," paparnya. 

"Dalam kasus ini terdakwa didampingi penasihat hukumnya tidak mengajukan eksepsi.

Sidang pekan depan berlanjut dengan agenda pemeriksaan saksi yang dihadirkan JPU," imbuh Eka Widanta. 

Halaman
12
Editor: Heri Prihartono
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved