Breaking News:

Berita Tanjabtim

Ini Tolak Ukur dan Kesiapan Disdik Tanjabtim Usai Ujian Nasional Resmi Ditiadakan

Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan beberapa waktu lalu kembali umumkan, pada tahun 2021 ini untuk UN kembali ditiadakan.

tribunjambi/abdullah usman
Aktifivitas siswa di Muara Sabak 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK - Tahun ini Ujian Nasional (UN) kelulusan siswa SD, SMP dan SMA kembali ditiadakan, Dinas Pendidikan terap jalankan sesuai SE Kemendikbud.

Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan beberapa waktu lalu kembali umumkan, pada tahun 2021 ini untuk UN kembali ditiadakan.

Dengan kebijakan tersebut menimbulkan tanggapan beragam dari para wali murid, meski sebagian besar dari mereka tetap mengikuti aturan tersebut.

Baca juga: Pengamat Politik Dedek Kusnadi Sebut Fadhil-Bakhtiar Hadapi Tantangan Besar Pasca Dilantik

Baca juga: Ini Program Kerja Bupati dan Wakil Bupati Batanghari, Fadhil Arief dan Bakhtiar

Baca juga: Trailer Ikatan Cinta 25 Februari 2021: Andin Curigai Alasan Al Bawa Reyna ke Dokter, Permohonan Elsa

Mustarif (45) satu dari orang tua siswa, menanggapi terkait aturan tersebut, menurutnya dengan ada atau ditiadakannya UN tersebut tetap tergantung dari pihak sekolah masing masing.

"Sebenarnya UN atau tidak itu tidak berpengaruh, karena pihak sekolah sudah mengetahui kemampuan anak didiknya. Apakah layak atau tidak untuk diluluskan," ujarnya, Kamis (25/2/2021).

"Meski demikian jika tanpa UN tentu ada nilai baik dan buruknya juga," tambahnya

Beberapa orang tua siswa lainnya tidak sedikit yang mempertanyakan, dengan tidak dilakukannya Ujian Nasional dan diganti dengan metode baru, apakah cara tersebut mampu untuk menjadi tolak ukur kelulusan.

Terkait hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Tanjabtim Junaidi Rahmad, menuturkan terkait ditiadakannya lagi UN bagi siswa pihaknya tetap berpedoman sesuai dengan Surat Edaran (SE) mendikbud no 1 thn 2021 tentang Peniadaan Ujian Nasional.

"Tolak ukur yang dipakai ada beberapa metode, diantaranya siswa harus menyelesaikan program Pembelajaran pada masa pandemi covid, dibuktikan dengan raport tiap semester. Memperoleh nilai sikap atau perilaku minimal baik," ujarnya.

Selain itu, ditambahkannya pula, para siswa juga harus mengikuti ujian yg dilaksanakan oleh pihak sekolah dalam bentuk, Fortofolio, evaluasi nilai raport, nilai sikap dan perilaku, prestasi yang diperoleh sebelumnya (perlombaan, penghargaan) juga termasuk penugasan, tes secara luring maupun daring.

"Untuk penilaian lain, dilakukan oleh pihak sekolah, di tempat masing masing siswa bersekolah," jelasnya.

Penulis: Abdullah Usman
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved