Breaking News:

Berita Tanjabtim

Siap-siap, Festival Budaya Mandi Safar Tahun Ini Kembali Digelar Terbuka, 'Dengan Nama Baru'

Lanjutnya, pada tahun ini Pemerintah juga telah memasukan daftar kegiatan kebudayaan baru yakni Festival Reog

Abdullah usman
Prosesi Adat Festival Mandi Safar Tahun 2019, dimana tahun ini kegiatan budaya tersebut berganti nama menjadi Festival Air Hitam Laut. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Dari Enam Festival budaya dan keagamaan yang setiap tahun digelar di Tanjabtim, pada tahun ini terpaksa hanya satu festival yang diselenggarakan. Selasa (23/2) 

Dari Enam Festival budaya yang ada di Tanjabtim tersebut, yakin Madi safar yang sekarang telah berganti nama menjadi Air Hitam Laut Festival, Ratib saman, Sabak Karnaval, Festival Kampung laut (sumbun), haul syeh Abdullah qodri jalani dan Festival reog. 

Namun sayang kegiatan yang kental akan nilai budaya dan religius tersebut, pada tahun 2021 masih belum bisa dilaksanakan secara keseluruhan karena masih di masa pandemi yang kondisi ya terus memprihatinkan. 

Dikatakan Kepala Dinas Budparpora Tanjabtim Dedy Armadi, kepada Tribunjambi.com, menuturkan memang untuk Kabupaten Tanjabtim cukup banyak kegiatan Festival budaya dan keagamaan yang selalu digelar setiap tahunnya. 

" Hanya saja karena kita masih dalam kondisi pandemi, pada tahun ini dari beberapa kegiatan yang menjadi langganan tadi banyak yang harus tertunda. Dan hanya satu Festival saja yang akan kita gelar tahun ini, yakni Festival Air Hitam Laut, " ujar Dedy

Lanjut Dedy, kenapa Festival Air Hitam Laut yang dipilih untuk di gelar pada tahun ini. Salah satu alasannya sejak terakhir digelar secara terbuka pada tahun 2019 lalu, penggunaan mandi safar resmi di ganti dengan Festival Air Hitam Laut. 

" Dimana saat itu diharapkan pada tahun 2020 perdana nama Festival Air Hitam Laut digunakan, namun tertunda pelaksanaanya karena Pandemi, " jelas Dedy

" Barulah pada tahun 2021 ini, nama baru tersebut akan resmi digunakan menggantikan Mandi Safar, " tambahnya

Lanjutnya, pada tahun ini Pemerintah juga telah memasukan daftar kegiatan kebudayaan baru yakni Festival Reog. Hanya saja untuk dapat dilakukan pada tahun ini atau tidak belum mendapatkan kepastian karena masih menyesuaikan anggaran dan perkembangan wabah Covid - 19. (usn)

Baca juga: Gara-gara Modifikasi Motor, Seorang Pelajar di Tebo Terjaring Razia Polisi

Baca juga: Awas, Sulit Memprediksi Pohon Rawan Tumbang, DLH Imbau Jauhi Pohon saat Hujan dan Angin Kencang

Baca juga: Cerita Dewi Perssik Tinggalkan Tunangannya yang Akpol Demi Saipul Jamil: Mungkin Kini Jadi Kapolres

Penulis: Abdullah Usman
Editor: Nani Rachmaini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved