Breaking News:

Sang Istri Kecewa dengan Kebohongan Suami Ketika Sebelum Menikah, Terbongkar Saat Malam Tiba

Diketahui bahwa sang suami selalu keluar tengah malam dari rumah dan pergi ke rumah keluarganya yang berada tak jauh dari tempat tinggal mereka pada m

Editor: Muuhammad Ferry Fadly
(geengraphy)
Ilustrasi pernikahan 

Beberapa pertimbangan hakim yang tercantum dalam bagian menimbang putusan, antara lain :

1. Menimbang terlebih dahulu bahwa semua akad, ada hak khiyar dalam akad jual beli. Jika penjual atau pembeli merasa dirugikan dengan akad yang dia lakukan dan sebelumnya dia tidak tahu, maka pihak yang dirugikan berhak untuk membatalkan akad dengan hak khiyar yang dia miliki.

Maka berdasarkan argumentum pre analogium Jika ini berlaku dalam jual beli, hal ini lebih berlaku dalam akad nikah. Sebagaimana Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda dalam Hadist Riwayat Bukhari 5151 dan Ahmad 17362 yang artinya:

“Kesepakatan yang paling berhak untuk kalian penuhi adalah kesepakatan dalam akad yang menghalalkan kemaluan (akad nikah)”

2. Menimbang pendapat Ibnu Qayyim dalam kitab zadul maad (5/163) yang diambil oleh Majelis menjadi pendapat Majelis, yang artinya:

“Bahwa semua aib yang menyebabkan salah satu pasangan menjadi benci kepada yang lain, sehingga tidak terwujud tujuan nikah, yaitu rasa kasih sayang dan kecintaan, maka ini mengharuskan adanya hak khiyar (memilih untuk melanjutkan atau membatalkan akad). Dan hak khiyar dalam masalah ini lebih dihargai dibandingkan hak khiyar dalam jual beli. Sebagaimana pengajuan syarat dalam nikah lebih dihargai dibandingkan pengajuan syarat dalam jual beli. Allah dan Rasul-Nya tidak pernah mewajibkan untuk bertahan dalam kondisi tertipu. (Zadul Ma’ad, 5/163)”.

3. Menimbang, syarat adanya hak khiyar aib ini adalah dia belum mengetahui aib itu ketika akad dan setelah akad dia tidak rela. Jika sudah
diketahui ketika akad atau dia rela setelah akad atau menerimanya dalam jangka 6 bulan setelah pernikahannya maka tidak ada hak khiyar baginya.

4. Menimbang bahwa berdasarkan pertimbangan diatas bahwa Pemohon tidak mengetahui kondisi pada diri Termohon yang mengalami alat
vitalnya tidak bisa ereksi sebelum akad Pernikahan dan Pemohon mengetahui adanya ketidak mampuan suami tersebut setelah pernikahan, oleh karenanya berdasarkan pertimbangan di atas Majelis berpendapat adanya salah sangka mengenai diri Termohon yang diketahuinya setelah pernikahan.

5. Menimbang bahwa Termohon telah mengakui adanya ketidak mampuannya ( alat vital tidak dapat ber ereksi ) atau mempunyai aib yang
mana dapat menjadikan sebab penghalang dari tujuan utama pernikahan. Seperti yang dijelaskan oleh Ali Ḥasballah dalam kitab al Furqatu Baina al
Zaujaini (Cet I hal 120 ) yang diambil menjadi pendapat Majelis Hakim yaitu Artinya : aib adalah kurangnya anggota badan atau akal pada salah satu
pasangan suami istri yang bisa menghalangi tujuan pernikahan dan memperoleh kesenangan dalam kehidupan rumah tangga;

Ya, itulah beberapa pertimbangan hakim sebelum akhirnya mengabulkan gugatan pembatalan perkawinan dari pemohon.

Sumber : CURIGA Sejak Malam Pertama Tak Disentuh, Guru Wanita Ini Akhirnya Tahu Aib Suami,Terkuak Hari Kelima

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved